Kisah Yesus
Yesus, sahabat anak-anak
Kisah kelahiran, masa kecil, dan karya Yesus dari Injil, diceritakan ulang dengan sederhana untuk anak. 439 cerita.
3 cerita di seri ini gratis dicoba · buka semua 485 cerita dengan Paket Keluarga Rp 39.000 per bulanLihat paket →
Kelahiran & awal pelayanan
Dari palungan di Betlehem sampai Yesus memanggil murid-murid pertama-Nya.
Bayi Yesus di Pelukan Simeon
Kakek Simeon menunggu lama sekali. Ketika bayi Yesus dibawa ke Bait Allah, ia menggendong-Nya dengan gembira. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Lukas 2:25–38
Yesus Mengutus Tujuh Puluh Murid
Yesus mengutus murid-murid-Nya berdua-dua ke banyak kota. Mereka pulang dengan gembira! Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Lukas 10:1–20
Orang Majus Mengikuti Bintang
Orang-orang majus dari timur melihat bintang yang terang. Mereka mengikutinya sampai bertemu bayi Yesus. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Matius 2:1–12
Malaikat Gabriel Datang kepada Maria
Malaikat Gabriel memberi kabar gembira: Maria akan melahirkan Yesus. Maria menjawab, “Aku ini hamba Tuhan.” Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Lukas 1:26–38
Yesus Bersukacita
Murid-murid pulang dengan gembira dan bercerita kepada Yesus. Yesus pun bersukacita dan bersyukur kepada Bapa, yang menyatakan hal-hal-Nya kepada orang kecil. Satu kalimat per halaman.
Lukas 10:17–21
Malam Kudus di Betlehem
Di sebuah kandang di Betlehem, Yesus lahir. Para malaikat bernyanyi, dan para gembala datang menyambut-Nya.
Lukas 2:1–20
Perkawinan di Kana
Di sebuah pesta pernikahan, anggur habis. Maria berkata kepada para pelayan, “Lakukanlah apa yang dikatakan-Nya.” Para pelayan taat, dan terjadilah keajaiban.
Yohanes 2:1–11
Yesus Memanggil Murid-Murid Pertama
Semalaman Simon tidak menangkap apa-apa. Tetapi ketika ia menebarkan jala karena perintah Yesus, ikannya banyak sekali!
Lukas 5:1–11
Natanael di Bawah Pohon Ara
Filipus mengajak sahabatnya, Natanael, untuk bertemu Yesus. Natanael heran, karena Yesus sudah mengenalnya lebih dulu.
Yohanes 1:43–51
Yesus Dibaptis di Sungai Yordan
Yesus dibaptis oleh Yohanes di Sungai Yordan. Langit terbuka, Roh Allah turun seperti merpati, dan Bapa berkata, “Inilah Anak yang Kukasihi.”
Matius 3:13–17
Dua Belas Murid Dipilih
Yesus naik ke bukit dan memilih dua belas orang untuk menyertai Dia dan diutus memberitakan kabar baik.
Markus 3:13–19
Yesus Bertumbuh di Nazaret
Yesus kecil tumbuh di desa Nazaret bersama Maria dan Yusuf. Ia belajar, menolong orang tua, dan makin dikasihi Allah dan manusia.
Lukas 2:39–40, 51–52
Zakharia dan Elisabet Menanti Bayi
Zakharia dan Elisabet sudah tua dan belum punya anak. Allah menjanjikan bayi bernama Yohanes, yang kelak menyiapkan jalan bagi Yesus.
Lukas 1:5–25, 57–66
Maria Mengunjungi Elisabet
Maria berjalan jauh ke rumah saudaranya, Elisabet. Ketika mereka bertemu, bayi dalam kandungan Elisabet melonjak gembira, dan Maria menyanyikan pujian bagi Allah.
Lukas 1:39–56
Yohanes Pembaptis Menyiapkan Jalan
Di padang gurun, Yohanes berseru kepada semua orang, “Siapkan jalan untuk Tuhan!” Banyak orang datang, berbalik kepada Tuhan, dan dibaptis di Sungai Yordan.
Matius 3:1–12
Yesus Kecil di Bait Allah
Ketika berumur dua belas tahun, Yesus tertinggal di Yerusalem. Setelah ditemukan, Ia pulang bersama orang tua-Nya dan tetap taat kepada mereka.
Lukas 2:41–52
Yesus Dicobai di Padang Gurun
Di padang gurun, si pencoba datang tiga kali. Tiga kali juga Yesus menjawab dengan firman Allah, dan si pencoba pun pergi.
Matius 4:1–11
Yesus Mengungsi ke Mesir
Raja Herodes tidak suka ada raja lain. Allah memperingatkan Yusuf lewat mimpi, dan keluarga Yesus mengungsi ke Mesir sampai keadaan aman.
Matius 2:13–23
Yusuf yang Taat
Yusuf, tukang kayu dari Nazaret, bingung ketika tahu Maria mengandung. Lewat mimpi, Allah menjelaskan rencana-Nya, dan Yusuf memilih taat.
Matius 1:18–25
Yesus Membaca Kitab di Nazaret
Di rumah ibadat Nazaret, Yesus membaca gulungan kitab Nabi Yesaya tentang kabar baik bagi orang miskin dan orang buta. Lalu Ia berkata, “Hari ini nas ini sudah digenapi.”
Lukas 4:16–22
Andreas Mengajak Saudaranya
Andreas bertemu Yesus dan senang sekali. Ia segera mencari kakaknya, Simon, dan membawanya kepada Yesus. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Yohanes 1:35–42
Yohanes Berkata, Itu Anak Domba Allah
Yohanes Pembaptis melihat Yesus datang dan berseru, “Lihat, Anak Domba Allah!” Yesus datang untuk mengampuni dosa semua orang. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Yohanes 1:29–34
Ia Harus Makin Besar
Murid-murid Yohanes cemas karena orang-orang beralih kepada Yesus. Yohanes justru bersukacita dan berkata, “Ia harus makin besar, tetapi aku harus makin kecil.”
Yohanes 3:22–30
Hadiah Terbesar
Paulus menulis, “Syukur kepada Allah karena karunia-Nya yang tak terkatakan itu!” Hadiah terbesar dari Allah adalah Yesus. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
2 Korintus 9:15
Siapa Punya Dua Baju
Orang banyak bertanya kepada Yohanes Pembaptis, “Apa yang harus kami lakukan?” Yohanes menjawab: bagikan baju dan makananmu, jangan menipu, dan jangan memeras orang lain.
Lukas 3:10–14
Nyanyian Zakharia
Setelah bayi Yohanes lahir dan Zakharia bisa berbicara lagi, ia penuh dengan Roh Kudus lalu bernyanyi memuji Allah. Allah menepati janji-Nya dan mengirim Juru Selamat, dan Yohanes kecil akan menyiapkan jalan bagi-Nya.
Lukas 1:67–79
Firman Menjadi Manusia
Injil Yohanes dimulai jauh sebelum Natal: pada mulanya adalah Firman, dan Firman itu adalah Allah. Segala sesuatu dijadikan oleh Dia. Lalu Firman itu menjadi manusia, yaitu Yesus, dan tinggal di antara kita.
Yohanes 1:1–14
Keluarga Besar Yesus
Matius memulai Injilnya dengan silsilah Yesus, dari Abraham sampai Daud, sampai masa pembuangan, dan akhirnya sampai Yesus. Di dalamnya ada orang besar dan orang biasa, bahkan orang dari bangsa lain. Allah setia menepati janji-Nya dari generasi ke generasi.
Matius 1:1–17
Mukjizat & pertolongan
Yesus menyembuhkan, menenangkan badai, dan menolong orang-orang yang datang kepada-Nya.
Bartimeus Bisa Melihat
Bartimeus tidak bisa melihat. Ia berseru kepada Yesus, dan Yesus menyembuhkannya. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Markus 10:46–52
Empat Sahabat dan Orang Lumpuh
Empat sahabat membawa temannya yang tidak bisa berjalan kepada Yesus, bahkan lewat atap! Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Markus 2:1–12
Anak Pegawai Istana
Seorang ayah memohon kepada Yesus untuk anaknya yang sakit. Ia percaya, dan anaknya sembuh. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Yohanes 4:46–54
Yesus Menyembuhkan Ibu Mertua Petrus
Ibu mertua Petrus sakit demam. Yesus memegang tangannya, dan ia sembuh lalu melayani mereka. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Markus 1:29–31
Orang Lumpuh di Kolam Betesda
Seorang laki-laki sudah lama sekali sakit dan tidak bisa berjalan. Yesus berkata, “Bangunlah, angkat tikarmu, dan berjalanlah!” Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Yohanes 5:1–9
Perempuan yang Menjamah Jubah Yesus
Seorang ibu sudah lama sakit. Ia percaya: menyentuh jubah Yesus saja cukup. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Markus 5:25–34
Yesus Menyembuhkan Orang Bisu Tuli
Ada orang yang tidak bisa mendengar dan berbicara. Yesus berkata, “Efata!” dan semuanya terbuka. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Markus 7:31–37
Yesus Memberi Makan Empat Ribu Orang
Orang banyak sudah tiga hari bersama Yesus dan mereka lapar. Dengan tujuh roti, Yesus memberi makan semuanya. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Markus 8:1–10
Yesus Menyembuhkan Orang yang Mati Sebelah Tangannya
Tangan seorang bapak tidak bisa digerakkan. Yesus berkata, “Ulurkanlah tanganmu!” dan tangannya sembuh. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Markus 3:1–6
Yesus Menyembuhkan Orang Kusta: “Aku Mau”
Seorang yang sakit kusta berlutut di depan Yesus. Yesus menjamahnya dan berkata, “Aku mau, jadilah engkau tahir.” Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Markus 1:40–45
Dua Orang Berseru di Tepi Jalan
Dua orang buta berseru minta tolong. Yesus bertanya, “Kamu percaya?” Mereka menjawab, “Ya, Tuhan!” dan mata mereka pun terbuka. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Matius 9:27–31
Yesus Meredakan Badai
Badai besar mengguncang perahu, dan murid-murid ketakutan. Yesus bangun dan berkata, “Diam! Tenanglah!”
Markus 4:35–41
Lima Roti dan Dua Ikan
Ribuan orang lapar, dan seorang anak menyerahkan bekalnya: lima roti dan dua ikan. Yesus memakai pemberian kecil itu untuk memberi makan semua orang.
Yohanes 6:1–13
Sepuluh Orang Kusta
Yesus menyembuhkan sepuluh orang yang sakit kusta. Tetapi hanya satu orang yang kembali untuk berterima kasih.
Lukas 17:11–19
Petrus Berjalan di Atas Air
Yesus berjalan di atas air, dan Petrus ingin datang kepada-Nya. Ketika Petrus mulai tenggelam, Yesus segera memegang tangannya.
Matius 14:22–33
Yesus Dimuliakan di Atas Gunung
Di atas gunung yang tinggi, wajah Yesus bersinar seperti matahari. Dari awan terdengar suara Allah: “Dengarkanlah Dia!”
Matius 17:1–8
Yesus Membangkitkan Lazarus
Lazarus, sahabat Yesus, meninggal. Yesus ikut menangis, lalu berseru, “Lazarus, keluarlah!” dan Lazarus hidup kembali.
Yohanes 11:1–44
Anak Janda di Nain
Seorang ibu janda kehilangan anak satu-satunya. Yesus melihatnya, tergerak oleh belas kasihan, dan mengembalikan anak itu hidup-hidup.
Lukas 7:11–17
Iman Perwira di Kapernaum
Seorang perwira tentara percaya bahwa Yesus cukup berkata sepatah kata saja, maka hambanya yang sakit akan sembuh. Yesus kagum akan imannya.
Lukas 7:1–10
Uang di Mulut Ikan
Petugas pajak Bait Allah bertanya kepada Petrus. Yesus menyuruh Petrus memancing, dan di mulut ikan pertama ada sekeping uang, cukup untuk Yesus dan Petrus.
Matius 17:24–27
Sembuh di Hari Sabat
Pada hari Sabat, Yesus makan di rumah seorang pemimpin orang Farisi. Di sana ada orang yang sakit bengkak. Semua orang diam memperhatikan, tetapi Yesus menyembuhkannya.
Lukas 14:1–6
Yesus dan Anak Yairus
Anak perempuan Yairus sakit keras. Ketika kabar sedih datang, Yesus berkata, “Jangan takut, percaya saja!”
Markus 5:21–24, 35–43
Orang Buta di Kolam Siloam
Seorang laki-laki buta sejak lahir. Yesus mengoleskan lumpur ke matanya dan menyuruhnya membasuh diri di kolam Siloam.
Yohanes 9:1–12, 35–38
Perempuan Kanaan yang Beriman
Seorang ibu bukan orang Israel memohon kepada Yesus untuk anak perempuannya. Ia tidak menyerah, dan Yesus memuji imannya yang besar.
Matius 15:21–28
Yesus Menyembuhkan Orang di Gerasa
Di seberang danau ada seorang laki-laki yang dikuasai roh jahat dan hidup sendirian. Yesus membebaskannya, dan ia pulang menceritakan kebaikan Allah.
Markus 5:1–20
Orang Buta di Betsaida
Yesus menyembuhkan seorang buta dalam dua tahap. Mula-mula ia melihat orang seperti pohon berjalan, lalu semuanya menjadi jelas.
Markus 8:22–26
Yesus Menyembuhkan Perempuan yang Bungkuk
Delapan belas tahun seorang perempuan bungkuk dan tidak bisa berdiri tegak. Pada hari Sabat, Yesus memanggilnya dan menyembuhkannya.
Lukas 13:10–17
Seorang Ayah Berkata, Aku Percaya
Seorang ayah membawa anaknya yang sakit kepada Yesus. Dengan jujur ia berseru, “Aku percaya. Tolonglah aku yang kurang percaya ini!” Yesus pun menyembuhkan anaknya.
Markus 9:14–29
Sore Hari di Depan Pintu
Sore hari, seluruh kota berkumpul di depan pintu rumah Petrus. Mereka membawa orang-orang sakit, dan Yesus menyembuhkan mereka. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Markus 1:32–34
Yesus Mengajar dengan Kuasa
Di rumah ibadat Kapernaum, Yesus mengajar dengan kuasa. Ketika seorang yang dikuasai roh jahat berteriak, Yesus menegurnya, dan orang itu menjadi tenang.
Markus 1:21–28
Yang Timpang Berjalan, yang Buta Melihat
Di sebuah bukit dekat Danau Galilea, orang banyak membawa orang-orang sakit kepada Yesus. Yesus menyembuhkan mereka semua, dan semua orang memuliakan Allah.
Matius 15:29–31
Orang Banyak di Genesaret
Di Genesaret, orang-orang mengenali Yesus dan membawa orang-orang sakit kepada-Nya. Siapa saja yang menjamah jumbai jubah-Nya menjadi sembuh.
Markus 6:53–56
Yesus & sahabat-sahabat-Nya
Perjumpaan Yesus dengan anak-anak, Zakheus, Nikodemus, dan banyak sahabat lainnya.
Yesus Sayang Anak-Anak
Anak-anak datang kepada Yesus, dan Yesus memeluk mereka. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Markus 10:13–16
Yesus Berdoa Pagi-Pagi Sekali
Hari masih gelap, tetapi Yesus sudah bangun dan pergi ke tempat yang sepi untuk berdoa kepada Bapa. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Markus 1:35–39
Lewi Dipanggil dan Makan Bersama
Lewi si pemungut cukai duduk di meja penuh koin. Yesus berkata, “Ikutlah Aku!” Lewi pun ikut, lalu mengadakan pesta untuk Yesus. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Lukas 5:27–32
Siapa yang Terbesar?
Murid-murid bertanya siapa yang terbesar. Yesus memanggil seorang anak kecil dan menempatkannya di tengah mereka. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Matius 18:1–5
Zakheus Turun dari Pohon
Zakheus yang bertubuh pendek memanjat pohon untuk melihat Yesus. Ia tidak menyangka Yesus mau datang ke rumahnya.
Lukas 19:1–10
Maria dan Marta
Marta sibuk menyiapkan makanan, sementara Maria duduk mendengarkan Yesus. Yesus menunjukkan apa yang paling penting.
Lukas 10:38–42
Persembahan Janda Miskin
Orang-orang kaya memberi banyak uang, dan seorang janda miskin memberi dua keping kecil. Tetapi Yesus berkata, dialah yang memberi paling banyak.
Markus 12:41–44
Mari Beristirahat Sejenak
Para rasul pulang dan bercerita kepada Yesus. Begitu banyak orang datang dan pergi sampai mereka tidak sempat makan. Yesus berkata, “Marilah beristirahat sejenak!”
Markus 6:30–32
Perempuan Samaria di Sumur
Di dekat sebuah sumur, Yesus berbicara dengan seorang perempuan Samaria dan menawarkan air hidup. Perempuan itu berlari mengajak seluruh kotanya.
Yohanes 4:1–42
Yesus dan Nikodemus
Suatu malam, seorang pemimpin bernama Nikodemus datang kepada Yesus dengan banyak pertanyaan. Yesus menjawab dengan kabar tentang kasih Allah yang sangat besar.
Yohanes 3:1–16
Anak Muda yang Kaya
Seorang anak muda kaya bertanya kepada Yesus tentang hidup kekal. Jawaban Yesus membuatnya pergi dengan sedih, karena hartanya banyak.
Markus 10:17–27
Yesus Mengampuni Perempuan yang Berdosa
Di rumah Simon orang Farisi, seorang perempuan datang sambil menangis dan meminyaki kaki Yesus. Yesus berkata, “Dosamu telah diampuni.”
Lukas 7:36–50
Kita Keluarga Yesus
Rumah tempat Yesus mengajar penuh sesak. Yesus berkata bahwa semua yang melakukan kehendak Allah adalah keluarga-Nya. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Markus 3:31–35
Petrus Berkata, Engkau Mesias
Di daerah Kaisarea Filipi, Yesus bertanya kepada murid-murid-Nya, “Menurut kamu, siapakah Aku?” Petrus menjawab, “Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup!”
Matius 16:13–20
Marilah kepada-Ku
Yesus memanggil semua orang yang capek dan sedih untuk datang kepada-Nya. Ia memberi kelegaan. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Matius 11:28–30
Gambar Siapa di Koin Ini?
Orang-orang mencoba menjebak Yesus dengan pertanyaan tentang pajak. Yesus menunjuk gambar Kaisar di sebuah koin, lalu berkata: berikanlah kepada Allah apa yang menjadi milik Allah.
Markus 12:13–17
Bukan Api, tetapi Kasih
Sebuah desa di Samaria tidak mau menerima Yesus. Yakobus dan Yohanes ingin membalas dengan api dari langit, tetapi Yesus menegur mereka dan pergi ke desa lain.
Lukas 9:51–56
Yesus Datang untuk Melayani
Ibu Yakobus dan Yohanes meminta tempat terhormat bagi kedua anaknya. Yesus mengajar bahwa Ia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani.
Matius 20:20–28
Yohanes Bertanya dari Penjara
Yohanes Pembaptis ada di penjara dan mulai bertanya-tanya. Ia menyuruh murid-muridnya bertanya kepada Yesus, dan Yesus menjawab dengan menunjukkan apa yang Ia kerjakan.
Matius 11:2–6
Kepada Siapakah Kami Akan Pergi?
Banyak orang pergi meninggalkan Yesus. Tetapi Petrus berkata, “Tuhan, kepada siapa kami akan pergi?” Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Yohanes 6:66–69
Perempuan-Perempuan yang Melayani Yesus
Maria Magdalena, Yohana, Susana, dan banyak perempuan lain ikut berjalan bersama Yesus. Mereka melayani dengan apa yang mereka miliki.
Lukas 8:1–3
Yesus dan Air Hidup
Pada hari raya, Yesus berseru, “Siapa yang haus, datanglah kepada-Ku!” Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Yohanes 7:37–39
Tuaian Banyak, Pekerja Sedikit
Yesus melihat orang banyak yang lelah seperti domba tanpa gembala. Ia mengajak murid-murid berdoa supaya ada banyak pekerja untuk tuaian Allah.
Matius 9:35–38
Dua Belas Murid Diutus
Yesus mengutus kedua belas murid-Nya berdua-dua. Mereka hampir tidak membawa bekal, tetapi Allah memelihara mereka di sepanjang jalan.
Markus 6:7–13
Berbahagia yang Mendengar Firman
Seorang ibu berseru memuji ibu Yesus. Yesus menjawab: yang berbahagia adalah orang yang mendengarkan firman Allah dan melakukannya. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Lukas 11:27–28
Yesus Tidak Menolak
Yesus berkata, “Barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan Kubuang.” Siapa pun yang datang kepada Yesus selalu diterima dengan kasih. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Yohanes 6:37
Secangkir Air
Yohanes melarang seseorang yang menolong orang dalam nama Yesus karena ia bukan kelompok mereka. Yesus berkata: jangan dilarang. Bahkan memberi secangkir air pun tidak akan dilupakan Allah.
Markus 9:38–41
Buluh yang Patah
Banyak orang mengikuti Yesus dan Ia menyembuhkan mereka semua. Matius mengingatkan nubuat Nabi Yesaya: Yesus tidak akan mematahkan buluh yang sudah terkulai atau memadamkan sumbu yang hampir padam. Yesus lembut dan sabar kepada orang yang lemah.
Matius 12:15–21
Mengikut Yesus Sepenuh Hati
Dalam perjalanan ke Yerusalem, beberapa orang ingin mengikut Yesus, tetapi ada yang belum siap dan ada yang mau menunda. Yesus mengajar bahwa mengikut Dia harus sepenuh hati dan tidak menoleh ke belakang.
Lukas 9:57–62
Nikodemus Membela Yesus
Para pengawal yang disuruh menangkap Yesus kembali dengan tangan kosong, sebab belum pernah ada orang berbicara seperti Dia. Para pemimpin Farisi marah, tetapi Nikodemus berani berkata bahwa seseorang tidak boleh dihukum sebelum didengar.
Yohanes 7:45–52
Saudara-Saudara Yesus Belum Percaya
Menjelang Hari Raya Pondok Daun, saudara-saudara Yesus menyuruh-Nya pergi ke Yudea untuk memamerkan perbuatan-Nya, sebab mereka sendiri belum percaya kepada-Nya. Yesus menjawab bahwa waktu-Nya belum tiba. Kelak, setelah Yesus bangkit, saudara-saudara-Nya percaya.
Yohanes 7:1–9
Suara dari Surga
Beberapa hari sebelum disalib, hati Yesus gelisah, tetapi Ia berdoa, “Bapa, muliakanlah nama-Mu!” Lalu terdengar suara dari surga. Orang banyak mengira itu guntur atau malaikat. Yesus berkata bahwa Ia akan menarik semua orang kepada-Nya, dan mengajak mereka percaya kepada Terang.
Yohanes 12:27–36
Ditolak di Kampung Halaman
Yesus kembali ke Nazaret, kampung halaman-Nya, dan mengajar di rumah ibadat. Orang-orang heran, tetapi mereka meremehkan-Nya karena mengenal-Nya sebagai tukang kayu, anak Maria. Karena mereka tidak percaya, Yesus hanya menyembuhkan beberapa orang sakit di sana, lalu Ia pergi mengajar ke desa-desa lain.
Markus 6:1–6
Yesus Ditanya tentang Kuasa-Nya
Ketika Yesus mengajar di Bait Allah, para imam kepala dan tua-tua bertanya dengan kuasa siapa Ia melakukan semua itu. Yesus balik bertanya tentang baptisan Yohanes: dari surga atau dari manusia? Mereka tidak berani menjawab dengan jujur, sehingga Yesus pun tidak menjawab pertanyaan mereka.
Matius 21:23–27
Nubuat Kayafas
Setelah Yesus membangkitkan Lazarus, banyak orang percaya kepada-Nya. Para pemimpin cemas dan mengadakan rapat. Imam besar Kayafas berkata lebih baik satu orang mati untuk bangsa itu. Tanpa sadar, ia bernubuat bahwa Yesus akan mati bukan hanya untuk bangsa itu, tetapi untuk mengumpulkan anak-anak Allah yang tersebar.
Yohanes 11:47–53
Orang Buta yang Berani Bersaksi
Setelah Yesus menyembuhkan seorang yang buta sejak lahir, orang Farisi memeriksanya berkali-kali. Orang tuanya takut menjawab. Tetapi orang itu dengan berani berkata, “Satu hal aku tahu: dulu aku buta, sekarang aku dapat melihat.” Walaupun diusir, ia tetap bersaksi tentang Yesus.
Yohanes 9:13–34
Sebelum Abraham Ada
Yesus berkata bahwa Abraham bersukacita karena akan melihat hari-Nya. Orang-orang mengejek karena umur Yesus belum lima puluh tahun. Yesus menjawab, “Sebelum Abraham ada, AKU ADA.” Ia memakai nama yang Allah nyatakan kepada Musa. Mereka marah, tetapi Yesus pergi meninggalkan Bait Allah.
Yohanes 8:56–59
Yohanes: Aku Bukan Mesias
Para imam dan orang Lewi dari Yerusalem datang bertanya kepada Yohanes Pembaptis, “Siapakah engkau?” Yohanes mengaku terus terang bahwa ia bukan Mesias, bukan Elia, dan bukan nabi yang dinantikan. Ia hanyalah suara yang menyiapkan jalan bagi Tuhan, dan tidak layak membuka tali kasut Dia yang datang sesudahnya.
Yohanes 1:19–28
Mereka Mau Menjadikan Yesus Raja
Sesudah Yesus memberi makan lima ribu orang, orang banyak berkata, “Dialah Nabi yang akan datang!” Mereka mau memaksa Yesus menjadi raja. Tetapi Yesus menyingkir ke gunung seorang diri. Ia tahu banyak orang hanya menginginkan roti, bukan Dia sendiri.
Yohanes 6:14–15
Perahu Kecil untuk Yesus
Orang banyak dari Galilea, Yudea, Yerusalem, Idumea, seberang Yordan, Tirus, dan Sidon datang kepada Yesus. Karena mereka berdesak-desakan, Yesus menyuruh murid-murid menyediakan sebuah perahu kecil supaya Ia dapat mengajar tanpa terimpit.
Markus 3:7–12
Terang di Galilea
Setelah Yohanes Pembaptis ditangkap, Yesus pindah ke Kapernaum di tepi danau, di daerah Zebulon dan Naftali. Dengan begitu genaplah nubuat Yesaya: bangsa yang diam dalam kegelapan telah melihat Terang yang besar. Sejak itu Yesus memberitakan, “Bertobatlah, sebab Kerajaan Surga sudah dekat!”
Matius 4:12–17
Semua Kata Yohanes Benar
Yesus pergi ke seberang Sungai Yordan, ke tempat Yohanes dulu membaptis. Banyak orang datang dan berkata, “Yohanes memang tidak membuat satu tanda pun, tetapi semua yang pernah dikatakannya tentang orang ini benar.” Dan banyak orang di situ percaya kepada Yesus.
Yohanes 10:40–42
Perumpamaan & pengajaran
Cerita-cerita yang Yesus pakai untuk mengajar tentang Kerajaan Allah.
Domba yang Hilang
Seekor domba hilang, dan gembala yang baik mencarinya sampai ketemu. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Lukas 15:3–7
Rumah di Atas Batu
Satu rumah dibangun di atas batu, satu lagi di atas pasir. Ketika banjir datang, apa yang terjadi? Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Matius 7:24–27
Biji Sesawi yang Kecil
Biji sesawi sangat kecil, tetapi tumbuh menjadi pohon yang besar. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Matius 13:31–32
Jangan Khawatir: Burung dan Bunga Bakung
Yesus mengajak kita melihat burung dan bunga. Allah memelihara mereka, apalagi kita! Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Matius 6:25–34
Garam dan Terang Dunia
Yesus berkata kita seperti garam yang membuat makanan enak dan terang yang menyinari rumah. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Matius 5:13–16
Gembala yang Baik
Gembala mengenal dan menjaga domba-dombanya. Yesus berkata, “Akulah Gembala yang baik.” Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Yohanes 10:11–16
Perumpamaan Dirham yang Hilang
Seorang ibu kehilangan satu keping uangnya. Ia mencari sampai ketemu, lalu bergembira! Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Lukas 15:8–10
Perumpamaan Ragi dan Adonan
Sedikit ragi membuat seluruh adonan mengembang besar. Begitulah kasih Allah bertumbuh di hati kita. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Matius 13:33
Perumpamaan Benih yang Tumbuh Sendiri
Petani menanam benih lalu tidur. Siang dan malam benih itu tumbuh sendiri, karena Allah yang menumbuhkannya. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Markus 4:26–29
Burung Pipit Tidak Dilupakan
Burung pipit kecil dan murah, tetapi Allah tidak melupakan seekor pun. Kata Yesus, kamu jauh lebih berharga. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Lukas 12:6–7
Menolong Berarti Menolong Yesus
Memberi makan, memberi minum, memberi baju, menjenguk yang sakit. Kata Yesus, waktu kita menolong orang lain, kita menolong Dia. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Matius 25:35–40
Seperti Induk Ayam
Induk ayam mengumpulkan anak-anaknya di bawah sayapnya. Yesus berkata, seperti itulah Ia rindu mengumpulkan umat-Nya. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Lukas 13:34
Pohon Dikenal dari Buahnya
Pohon yang baik berbuah baik. Yesus berkata, hati yang baik membuat kita berkata dan berbuat baik. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Lukas 6:43–45
Kasihilah Musuhmu
Ada teman yang nakal. Yesus berkata, “Kasihilah musuhmu dan berdoalah untuk dia,” seperti Bapa yang memberi matahari dan hujan untuk semua orang. Satu kalimat per halaman.
Matius 5:43–48
Perumpamaan Penabur
Seorang petani menabur benih di empat macam tanah. Hanya benih di tanah yang baik yang tumbuh dan berbuah banyak.
Matius 13:1–9, 18–23
Perumpamaan Dua Anak
Seorang ayah meminta kedua anaknya bekerja di kebun anggur. Yang satu bilang “tidak”, yang lain bilang “ya”. Siapa yang sungguh taat?
Matius 21:28–32
Harta Terpendam dan Mutiara
Seorang petani menemukan harta di ladang, dan seorang pedagang menemukan mutiara yang sangat indah. Keduanya rela menukar segalanya.
Matius 13:44–46
Perumpamaan Sepuluh Gadis
Sepuluh gadis menunggu pengantin dengan pelita. Lima gadis membawa minyak cadangan, lima lainnya tidak. Siapa yang siap ketika pengantin datang?
Matius 25:1–13
Perumpamaan Perjamuan Besar
Seorang tuan menyiapkan pesta besar, tetapi para tamu sibuk dengan urusan mereka. Lalu ia mengundang semua orang yang mau datang.
Lukas 14:15–24
Orang Farisi dan Pemungut Cukai
Dua orang berdoa di Bait Allah. Yang satu membanggakan diri, yang lain berdoa dengan rendah hati. Doa siapa yang berkenan kepada Allah?
Lukas 18:9–14
Perumpamaan Pekerja di Kebun Anggur
Pemilik kebun memberi upah yang sama kepada semua pekerjanya, juga yang datang paling akhir. Allah memang murah hati!
Matius 20:1–16
Perumpamaan Hakim yang Tidak Adil
Seorang ibu janda terus-menerus meminta tolong kepada hakim yang keras hati. Yesus memakai cerita ini untuk mengajar kita tekun berdoa.
Lukas 18:1–8
Perumpamaan Lalang di Antara Gandum
Seorang petani menabur benih yang baik, tetapi musuhnya diam-diam menabur lalang. Petani itu sabar menunggu sampai musim panen.
Matius 13:24–30
Perumpamaan Jala Ikan
Para nelayan menebar jala dan menangkap macam-macam isi laut. Lalu mereka duduk memilah: yang baik disimpan, yang tidak berguna dibuang.
Matius 13:47–50
Perumpamaan Orang yang Membangun Menara
Sebelum membangun menara, orang bijak menghitung dulu apakah bahannya cukup. Yesus mengajar kita mengikut Dia dengan sungguh-sungguh.
Lukas 14:28–30
Sahabat yang Mengetuk Tengah Malam
Tengah malam seorang tuan rumah mengetuk pintu sahabatnya untuk meminjam roti. Ia terus meminta sampai diberi. Yesus berkata, “Mintalah, maka kamu akan diberi.”
Lukas 11:5–10
Pohon Ara Diberi Kesempatan
Sudah tiga tahun pohon ara itu tidak berbuah. Pemiliknya ingin menebangnya, tetapi pengurus kebun memohon, “Beri satu tahun lagi.” Perumpamaan Yesus tentang Tuhan yang sabar.
Lukas 13:6–9
Murid-Murid Memetik Gandum
Pada hari Sabat, murid-murid memetik bulir gandum sambil berjalan. Orang Farisi protes. Yesus mengajar bahwa hari Sabat diadakan untuk kebaikan manusia.
Markus 2:23–28
Tempat Duduk Paling Belakang
Di sebuah jamuan, Yesus melihat tamu-tamu berebut tempat duduk paling depan. Ia bercerita tentang tamu yang memilih tempat paling belakang, lalu diajak maju oleh tuan rumah.
Lukas 14:7–11
Undanglah yang Tidak Bisa Membalas
Di sebuah jamuan, Yesus berpesan kepada tuan rumah: kalau mengadakan pesta, undanglah juga orang miskin, lumpuh, dan buta, yang tidak bisa membalas. Tuhan sendiri yang akan membalasnya.
Lukas 14:12–14
Hamba yang Berjaga
Para hamba menunggu tuannya pulang dari pesta pernikahan. Pelita mereka tetap menyala sampai tengah malam. Ketika tuan pulang, ia sendiri yang melayani mereka makan!
Lukas 12:35–38
Selumbar dan Balok
Seorang bapak ingin mengeluarkan serpihan kayu kecil dari mata temannya, padahal di matanya sendiri ada balok besar! Gambaran lucu dari Yesus tentang memeriksa diri sendiri dulu.
Lukas 6:41–42
Bapa Memberi yang Baik
Ayah mana yang memberi ular kalau anaknya minta ikan? Yesus berkata, kalau ayah di bumi tahu memberi yang baik, apalagi Bapa di surga!
Lukas 11:11–13
Pelita Jangan Disembunyikan
Siapa yang menyalakan pelita lalu menutupnya dengan takaran gandum? Tidak ada! Pelita ditaruh di atas kaki dian supaya seluruh rumah terang.
Markus 4:21–22
Kasihilah Tuhan dan Sesamamu
Seorang ahli Taurat bertanya, “Hukum mana yang paling utama?” Yesus menjawab dengan dua hukum kasih: kasihilah Tuhan, dan kasihilah sesamamu seperti dirimu sendiri.
Markus 12:28–34
Orang Samaria yang Murah Hati
Ketika ditanya siapa sesama kita, Yesus bercerita tentang orang terluka di pinggir jalan dan orang yang mau berhenti untuk menolongnya.
Lukas 10:25–37
Anak yang Hilang dan Ayah yang Menanti
Seorang anak meninggalkan rumah dan menghabiskan semua hartanya. Ketika ia pulang, ayahnya berlari menyambutnya.
Lukas 15:11–32
Perumpamaan Talenta
Seorang tuan mempercayakan hartanya kepada tiga hamba. Dua hamba memakainya dengan setia, satu hamba menyembunyikannya.
Matius 25:14–30
Pokok Anggur yang Benar
Sebelum Ia disalibkan, Yesus berkata, “Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya.” Ranting hanya bisa berbuah kalau melekat pada pokoknya.
Yohanes 15:1–8
Orang Kaya yang Bodoh
Seorang kaya sibuk membangun lumbung yang lebih besar untuk dirinya sendiri. Yesus mengajar kita menjadi kaya di hadapan Allah.
Lukas 12:13–21
Hamba yang Tidak Mau Mengampuni
Seorang hamba dihapuskan utangnya yang sangat besar oleh raja, tetapi ia tidak mau mengampuni temannya yang berutang sedikit.
Matius 18:21–35
Ucapan Bahagia di Atas Bukit
Di atas bukit, Yesus mengajarkan arti bahagia yang sesungguhnya: bukan karena punya banyak, melainkan karena dekat dengan Allah.
Matius 5:1–12
Yesus Mengajar Doa Bapa Kami
Murid-murid meminta Yesus mengajar mereka berdoa. Yesus mengajarkan doa yang sampai sekarang kita doakan: Doa Bapa Kami.
Matius 6:9–13; Lukas 11:1–4
Roti, Bukan Batu
Ayah yang baik memberi roti kepada anaknya yang lapar, bukan batu. Bapa di surga lebih lagi memberi yang baik kepada kita. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Matius 7:9–11
Burung Pipit dan Rambut di Kepala
Allah tahu setiap burung pipit kecil, bahkan jumlah rambut di kepala kita. Kita sangat berharga bagi-Nya. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Matius 10:29–31
Memberi dengan Diam-Diam
Yesus mengajar supaya kita memberi bukan untuk dipuji orang. Berilah diam-diam, dan Bapa di surga yang melihatnya.
Matius 6:1–4
Harta di Surga
Harta di bumi bisa rusak dan hilang. Yesus mengajak kita mengumpulkan harta di surga, sebab di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada.
Matius 6:19–21
Pintu yang Sempit
Yesus bercerita tentang pintu yang lebar dan pintu yang sempit. Jalan yang sempit kadang sulit, tetapi itulah jalan menuju hidup bersama Allah.
Matius 7:13–14
Akulah Terang Dunia
Kalau gelap, kita bisa tersandung. Yesus berkata, “Akulah terang dunia.” Siapa mengikut Dia tidak berjalan dalam gelap. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Yohanes 8:12
Akulah Roti Hidup
Roti membuat perut kenyang, tetapi besok kita lapar lagi. Yesus berkata, “Akulah roti hidup.” Ia membuat hati kita penuh. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Yohanes 6:32–35
Domba Mengenal Suara Gembala
Domba-domba mengenal suara gembalanya. Mereka mengikuti dia, tetapi tidak mengikuti orang lain. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Yohanes 10:1–5
Hamba yang Melakukan Tugasnya
Murid-murid meminta iman yang lebih besar. Yesus bercerita tentang seorang hamba yang bekerja di ladang lalu melayani tuannya, dan mengajar kita untuk setia melakukan tugas tanpa menuntut pujian.
Lukas 17:5–10
Takaran yang Melimpah
Yesus berkata, “Berilah, dan kamu akan diberi.” Takaran yang dipadatkan, digoyang, dan tumpah ruah menunjukkan betapa murah hatinya Allah. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Lukas 6:38
Berdamai Dulu dengan Saudaramu
Yesus mengajar: kalau kita datang membawa persembahan kepada Allah lalu teringat ada saudara yang sakit hati kepada kita, berdamailah dulu dengan dia.
Matius 5:23–24
Katakan Ya kalau Ya
Pada zaman Yesus, orang sering bersumpah supaya dipercaya. Yesus mengajar: cukup katakan “ya” kalau ya, dan “tidak” kalau tidak, karena anak-anak Allah selalu berkata jujur.
Matius 5:33–37
Anak-Anak di Pasar
Yesus bercerita tentang anak-anak di pasar yang meniup seruling, tetapi teman-temannya tidak mau menari. Yesus ingin kita mau mendengar. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Matius 11:16–19
Setia dalam Perkara Kecil
Yesus berkata, siapa yang setia dalam perkara kecil, ia juga setia dalam perkara besar. Kita bisa belajar setia mulai dari hal-hal kecil setiap hari.
Lukas 16:10–12
Domba-Ku Mendengar Suara-Ku
Yesus berkata, domba-domba-Nya mendengar suara-Nya dan mengikut Dia, dan tidak seorang pun dapat merebut mereka dari tangan-Nya. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Yohanes 10:27–30
Lakukanlah kepada Orang Lain
Yesus berkata: lakukanlah kepada orang lain apa yang kamu ingin orang lain lakukan kepadamu. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Matius 7:12
Malaikat Menjaga Anak-Anak
Yesus berkata: jangan meremehkan anak kecil, sebab malaikat mereka di surga selalu memandang wajah Bapa. Anak-anak sangat berharga bagi Tuhan. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Matius 18:10
Firman Tuhan Tetap Selamanya
Yesus berkata, “Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu.” Banyak hal bisa berubah, tetapi firman Tuhan tetap selamanya. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Matius 24:35
Jangan Takut, Kawanan Kecil
Yesus berkata, “Jangan takut, hai kamu kawanan kecil! Karena Bapamu telah berkenan memberikan kamu Kerajaan itu.” Kita seperti domba-domba kecil yang dijaga dan disayang. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Lukas 12:32
Di Mana Dua atau Tiga Berkumpul
Yesus berjanji: kalau dua atau tiga orang berkumpul dalam nama-Nya, Ia ada di tengah-tengah mereka. Kita melihat janji itu di meja makan, di kamar, dan di sekolah minggu.
Matius 18:19–20
Berdoa di Kamar
Yesus mengajar: jangan berdoa supaya dilihat dan dipuji orang. Masuklah ke kamarmu dan berdoalah kepada Bapa yang melihat yang tersembunyi. Ia sudah tahu apa yang kita perlukan.
Matius 6:5–8
Yesus adalah Pintu
Pada zaman Yesus, gembala menjaga kandang domba dengan berbaring di pintunya. Yesus berkata, “Akulah pintu.” Bersama Dia kita aman dan mendapat hidup yang berkelimpahan.
Yohanes 10:7–10
Berjalan Dua Kali Lebih Jauh
Yesus mengajar: jangan membalas orang yang berbuat jahat. Kalau seseorang memaksamu berjalan satu mil, berjalanlah bersama dia dua mil. Kebaikan yang lebih dari yang diminta menunjukkan kasih Yesus.
Matius 5:38–42
Kebenaran Memerdekakan
Yesus berkata kepada orang-orang yang percaya kepada-Nya, “Kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu.” Dosa membuat kita seperti terikat, tetapi Yesus datang untuk membebaskan kita.
Yohanes 8:31–36
Sedih Menjadi Gembira
Pada malam terakhir sebelum disalib, Yesus berkata bahwa murid-murid akan berdukacita, tetapi dukacita mereka akan berubah menjadi sukacita, seperti seorang ibu yang bergembira setelah bayinya lahir. Ketika Yesus bangkit, sukacita mereka tidak bisa diambil oleh siapa pun.
Yohanes 16:20–22
Mata yang Terang
Yesus berkata bahwa tidak ada orang yang menyalakan pelita lalu menyembunyikannya. Mata adalah pelita tubuh: kalau mata kita baik, seluruh hidup kita terang. Kita belajar memakai mata kita untuk melihat hal-hal yang baik.
Lukas 11:33–36
Berbicara Berdua Dulu
Yesus mengajar, “Kalau saudaramu berbuat salah kepadamu, tegurlah dia di bawah empat mata. Kalau ia mendengarkan, engkau telah mendapatnya kembali.” Masalah dengan teman lebih baik dibicarakan berdua dengan baik-baik, bukan diceritakan ke mana-mana.
Matius 18:15
Yang Keluar dari Hati
Orang Farisi mengkritik murid-murid Yesus yang makan tanpa membasuh tangan menurut adat. Yesus mengajar bahwa yang membuat orang najis bukan apa yang masuk ke mulut, tetapi apa yang keluar dari hati: pikiran jahat, kata-kata kasar, dan perbuatan buruk. Yesus mau membersihkan hati kita.
Markus 7:14–23
Roh Kudus Mengajar Kita Berbicara
Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Kalau kamu dibawa ke hadapan para pemimpin, jangan khawatir apa yang harus kamu katakan, sebab Roh Kudus akan mengajar kamu pada saat itu juga.” Roh Kudus menolong kita berani berbicara tentang Yesus.
Lukas 12:11–12
Dua Tuan
Yesus berkata bahwa tidak ada orang yang dapat mengabdi kepada dua tuan. Kita tidak dapat mengabdi kepada Allah dan juga kepada uang. Tuhan harus menjadi yang nomor satu di hati kita, dan uang kita pakai untuk hal-hal yang baik.
Matius 6:24
Iman yang Memindahkan Gunung
Pagi-pagi Petrus melihat pohon ara yang dikutuk Yesus sudah kering sampai ke akarnya. Yesus mengajar murid-murid untuk percaya kepada Allah, berdoa dengan iman, dan mengampuni orang lain lebih dulu ketika mereka berdoa.
Markus 11:20–25
Tanda Nabi Yunus
Beberapa ahli Taurat dan orang Farisi meminta Yesus menunjukkan tanda ajaib. Yesus menjawab bahwa mereka hanya akan diberi tanda Nabi Yunus: seperti Yunus tiga hari di dalam perut ikan besar, demikian juga Yesus akan tiga hari di dalam kubur lalu bangkit. Di sini ada yang lebih besar daripada Yunus!
Matius 12:38–41
Awas Ragi Farisi
Murid-murid lupa membawa roti. Ketika Yesus berkata, “Waspadalah terhadap ragi orang Farisi dan Saduki,” mereka mengira Yesus berbicara tentang roti. Yesus mengingatkan mereka akan mukjizat roti, lalu mereka mengerti bahwa yang dimaksud adalah ajaran yang salah.
Matius 16:5–12
Pekan terakhir & Paskah
Minggu Palma, perjamuan terakhir, salib, kebangkitan, sampai Roh Kudus dicurahkan.
Yesus Naik ke Surga
Yesus naik ke surga, dan Ia berjanji akan selalu menyertai kita. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Kisah Para Rasul 1:6–11; Matius 28:20
Minggu Palma: Yesus Masuk Yerusalem
Yesus masuk ke Yerusalem naik keledai kecil, dan orang-orang melambaikan daun palem. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Matius 21:1–11; Yohanes 12:13
Maria Mengurapi Yesus
Maria menuangkan minyak wangi yang sangat mahal ke kaki Yesus karena ia sangat mengasihi-Nya. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Yohanes 12:1–8
Yesus dan Anak-Anak Bernyanyi di Bait Allah
Anak-anak bernyanyi “Hosana!” untuk Yesus di Bait Allah, dan Yesus senang mendengar pujian mereka. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Matius 21:14–16
Yesus dan Perjamuan Terakhir
Pada malam terakhir, Yesus makan bersama sahabat-sahabat-Nya. Ia memecah roti dan berkata, “Ingatlah Aku.” Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Lukas 22:14–20
Dorkas yang Suka Menolong
Dorkas suka menjahit baju untuk orang yang membutuhkan. Ketika ia sakit dan meninggal, Allah menghidupkannya kembali lewat doa Petrus. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Kisah Para Rasul 9:36–42
Timotius Belajar Firman Sejak Kecil
Nenek Lois dan Ibu Eunike membacakan firman Tuhan kepada Timotius kecil setiap hari. Ia tumbuh menjadi pelayan Tuhan. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
2 Timotius 1:5; 3:14–15
Lidia yang Membuka Hati
Lidia penjual kain ungu mendengar Paulus bercerita tentang Yesus. Tuhan membuka hatinya, dan ia mengundang Paulus ke rumahnya. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Kisah Para Rasul 16:11–15
Barnabas Si Penghibur
Barnabas suka berbagi dan menghibur. Ketika Saulus tidak punya teman, Barnabas menjadi sahabatnya. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Kisah Para Rasul 4:36–37; 9:26–27
Surat Sukacita dari Penjara
Dari penjara, Paulus menulis surat kepada sahabat-sahabatnya: “Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan!” Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Filipi 4:4–13
Maria Mendengar Namanya Dipanggil
Pagi-pagi Maria menangis di dekat kubur. Lalu seseorang memanggil, “Maria!” Itu suara Yesus yang sudah bangkit. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Yohanes 20:11–18
Saling Mengasihi
Pada malam terakhir bersama murid-murid-Nya, Yesus memberi perintah baru: saling mengasihi, seperti Ia mengasihi mereka. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Yohanes 13:34–35
Damai dari Yesus
Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu. Janganlah gelisah hatimu.” Damai itu juga untuk si kecil yang sedang takut. Satu kalimat per halaman.
Yohanes 14:27
Petrus dan Yohanes Berlari ke Kubur
Maria memberi kabar, kubur Yesus kosong! Petrus dan Yohanes berlari secepat-cepatnya untuk melihat. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Yohanes 20:1–10
Tomas yang Ragu
Tomas tidak percaya Yesus sudah bangkit sebelum melihat-Nya sendiri. Lalu Yesus datang dan berkata, “Jangan ragu, percayalah!”
Yohanes 20:19–29
Amanat Agung: Pergilah ke Seluruh Dunia
Sebelum naik ke surga, Yesus memberi tugas istimewa: pergi ke seluruh dunia dan menceritakan kabar baik tentang Dia.
Matius 28:16–20
Paulus dan Silas Bernyanyi di Penjara
Paulus dan Silas dipenjara karena memberitakan Yesus. Tengah malam mereka berdoa dan bernyanyi, lalu gempa bumi membuka semua pintu penjara.
Kisah Para Rasul 16:16–34
Eutikhus Tertidur di Jendela
Paulus berkhotbah sampai tengah malam. Seorang pemuda bernama Eutikhus mengantuk, tertidur di jendela, lalu jatuh. Tetapi Allah memberinya hidup kembali!
Kisah Para Rasul 20:7–12
Priskila dan Akwila Pembuat Tenda
Suami istri Priskila dan Akwila bekerja membuat tenda bersama Paulus. Rumah mereka terbuka untuk belajar dan berdoa tentang Yesus.
Kisah Para Rasul 18:1–4, 24–26
Paulus di Pulau Malta
Setelah kapal karam, Paulus terdampar di Pulau Malta. Seekor ular menggigitnya, tetapi Allah melindunginya, dan Paulus mendoakan orang-orang sakit di pulau itu.
Kisah Para Rasul 28:1–10
Onesimus Pulang ke Rumah
Onesimus pernah lari dari rumah tuannya, Filemon. Ia bertemu Paulus dan mengenal Yesus. Paulus menulis surat supaya Filemon menerimanya kembali sebagai saudara.
Filemon 1:8–21
Sarapan di Tepi Danau
Setelah bangkit, Yesus menyiapkan sarapan bagi murid-murid-Nya di tepi danau, lalu tiga kali bertanya kepada Petrus, “Apakah engkau mengasihi Aku?”
Yohanes 21:1–17
Yesus Menyucikan Bait Allah
Bait Allah berubah menjadi pasar yang ramai. Yesus mengusir para pedagang dan berkata, “Jangan jadikan rumah Bapa-Ku tempat berjualan!”
Yohanes 2:13–17
Jalan ke Emaus
Dua murid berjalan pulang dengan sedih. Seorang asing menemani mereka, dan saat memecah roti, mata mereka terbuka: itu Yesus!
Lukas 24:13–35
Yesus Berdoa di Taman Getsemani
Pada malam yang berat, Yesus berdoa di taman Getsemani: “Bukan kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang jadi.”
Matius 26:36–46
Saulus Berjumpa Yesus
Saulus membenci para pengikut Yesus. Tetapi di jalan ke Damsyik, Yesus menjumpainya, dan hidup Saulus berubah sama sekali.
Kisah Para Rasul 9:1–19
Petrus Dibebaskan dari Penjara
Petrus dipenjara dan dijaga ketat, sementara jemaat terus berdoa. Malam itu seorang malaikat datang dan membebaskannya.
Kisah Para Rasul 12:1–17
Filipus dan Pejabat dari Etiopia
Seorang pejabat dari Etiopia membaca kitab Yesaya tetapi tidak mengerti. Allah mengutus Filipus untuk menjelaskannya, dan pejabat itu percaya kepada Yesus.
Kisah Para Rasul 8:26–40
Petrus dan Kornelius
Allah memberi Petrus sebuah penglihatan dan mengutusnya ke rumah Kornelius, seorang perwira Romawi. Petrus belajar: kabar baik untuk semua orang.
Kisah Para Rasul 10
Paulus dan Kapal Karam
Dalam perjalanan ke Roma, kapal yang ditumpangi Paulus dihantam badai selama berhari-hari. Allah berjanji: tidak seorang pun akan binasa.
Kisah Para Rasul 27
Yohanes Markus Diberi Kesempatan Kedua
Yohanes Markus pernah pulang di tengah perjalanan pelayanan. Paulus kecewa, tetapi Barnabas memberinya kesempatan kedua. Bertahun-tahun kemudian, Paulus sendiri berkata Markus sangat berguna.
Kisah Para Rasul 13:13; 15:36–40; 2 Timotius 4:11
Yesus Memulihkan Telinga Malkhus
Ketika Yesus ditangkap di taman Getsemani, Petrus melukai telinga seorang hamba. Yesus menghentikannya dan menyembuhkan telinga orang itu.
Lukas 22:47–51; Yohanes 18:10–11
Jemaat Pertama Makan Bersama
Sesudah Pentakosta, orang-orang percaya berkumpul setiap hari. Mereka belajar dari para rasul, berdoa, makan bersama, dan saling berbagi seperti satu keluarga besar.
Kisah Para Rasul 2:41–47
Petrus dan Yohanes di Gerbang Indah
Seorang laki-laki yang lumpuh sejak lahir meminta sedekah di Gerbang Indah. Petrus tidak punya uang, tetapi ia memberikan sesuatu yang jauh lebih berharga: kesembuhan dalam nama Yesus.
Kisah Para Rasul 3:1–10
Tujuh Pelayan Dipilih
Jemaat di Yerusalem makin besar, dan ada janda-janda yang terlupakan saat makanan dibagikan. Para rasul meminta jemaat memilih tujuh orang yang baik dan penuh Roh untuk melayani.
Kisah Para Rasul 6:1–7
Stefanus yang Berani
Stefanus, salah satu dari tujuh pelayan, penuh iman dan Roh Kudus. Ia berani bersaksi tentang Yesus, bahkan ketika orang-orang marah kepadanya. Sampai akhir, ia mengampuni seperti Yesus.
Kisah Para Rasul 6:8–7:60
Paulus dan Barnabas di Listra
Di kota Listra, seorang yang lumpuh sejak lahir disembuhkan. Orang banyak mengira Paulus dan Barnabas adalah dewa. Tetapi keduanya berkata, “Kami manusia biasa!” dan menunjuk kepada Allah yang hidup.
Kisah Para Rasul 14:8–18
Paulus di Atena
Di kota Atena yang penuh patung dewa, Paulus menemukan mezbah bertuliskan “Kepada Allah yang tidak dikenal.” Di bukit Areopagus ia memperkenalkan Allah yang menciptakan segalanya dan dekat dengan kita.
Kisah Para Rasul 17:16–34
Paulus Berpamitan di Miletus
Dalam perjalanan ke Yerusalem, Paulus singgah di Miletus dan memanggil para penatua jemaat Efesus. Ia menasihati mereka, berdoa bersama, lalu berpisah dengan penuh haru di tepi pantai.
Kisah Para Rasul 20:17–38
Keponakan Paulus yang Berani
Lebih dari empat puluh orang diam-diam berencana membunuh Paulus. Seorang pemuda, keponakan Paulus, mendengar rencana itu dan dengan berani melaporkannya. Paulus pun diselamatkan.
Kisah Para Rasul 23:11–24
Paulus di Hadapan Raja Agripa
Dengan tangan terbelenggu, Paulus berdiri di hadapan Raja Agripa, Bernike, dan Gubernur Festus. Ia menceritakan bagaimana Yesus mengubah hidupnya. Raja Agripa sampai berkata, “Hampir saja kauyakinkan aku!”
Kisah Para Rasul 26:1–32
Paulus Tiba di Roma
Setelah kapal karam dan tiga bulan di Malta, Paulus akhirnya tiba di Roma. Orang-orang percaya datang menyongsongnya, dan selama dua tahun ia memberitakan Yesus dengan berani.
Kisah Para Rasul 28:11–31
Yohanes di Pulau Patmos
Yohanes yang sudah tua dibuang ke Pulau Patmos karena bersaksi tentang Yesus. Di sana ia melihat Yesus yang mulia, yang berkata, “Jangan takut! Aku hidup sampai selama-lamanya.”
Wahyu 1:9–18
Langit Baru dan Bumi Baru
Yohanes melihat langit yang baru, bumi yang baru, dan kota kudus yang turun dari Allah. Di sana Allah tinggal bersama umat-Nya dan menghapus setiap air mata.
Wahyu 21:1–5
Yesus Membasuh Kaki Murid-Murid
Pada malam terakhir bersama murid-murid-Nya, Yesus mengambil baskom dan kain, lalu membasuh kaki mereka satu per satu.
Yohanes 13:1–17
Paskah: Yesus Bangkit
Yesus wafat di kayu salib dan dikuburkan. Tetapi pada hari ketiga, kubur itu kosong: Yesus bangkit!
Lukas 23:33–24:12
Pentakosta: Roh Kudus Datang
Murid-murid menunggu dan berdoa, lalu Roh Kudus datang seperti yang dijanjikan Yesus. Petrus yang dulu takut kini berani bercerita tentang Yesus.
Kisah Para Rasul 2:1–41
Eneas Bangun dari Tikarnya
Di kota Lida, Petrus bertemu Eneas yang sudah delapan tahun terbaring lumpuh. “Yesus Kristus menyembuhkan engkau,” kata Petrus, dan Eneas pun bangun.
Kisah Para Rasul 9:32–35
Rumah Bapa Punya Banyak Tempat
Pada malam terakhir, murid-murid gelisah karena Yesus akan pergi. Yesus menghibur mereka: di rumah Bapa ada banyak tempat, dan Dialah jalan ke sana.
Yohanes 14:1–6
Biji Gandum Jatuh ke Tanah
Beberapa orang Yunani ingin bertemu Yesus. Yesus menjelaskan bahwa biji gandum harus jatuh ke tanah supaya berbuah banyak, seperti hidup-Nya yang diberikan bagi semua bangsa.
Yohanes 12:20–26
Paulus dan Barnabas Diutus
Jemaat di Antiokhia berdoa dan berpuasa. Roh Kudus memanggil Barnabas dan Saulus, dan jemaat mengutus mereka untuk memberitakan kabar baik ke tempat-tempat yang jauh.
Kisah Para Rasul 13:1–4
Semua Bangsa Diterima
Jemaat bingung: haruskah orang bukan Yahudi mengikuti semua aturan Musa supaya diselamatkan? Para rasul berkumpul di Yerusalem dan memutuskan: semua orang diselamatkan oleh kasih karunia Tuhan Yesus.
Kisah Para Rasul 15:1–31
Petrus Menyangkal, Yesus Memandang
Pada malam Yesus ditangkap, Petrus yang ketakutan menyangkal Yesus tiga kali. Ayam berkokok, Yesus memandang Petrus, dan Petrus menangis. Tetapi Yesus kemudian mengampuni dan memulihkannya.
Lukas 22:54–62; Yohanes 21:15–17
Orang yang Membawa Kendi Air
Menjelang Paskah, Yesus menyuruh Petrus dan Yohanes mengikuti seorang bapak yang membawa kendi air. Bapak itu menunjukkan ruangan besar untuk perjamuan. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Lukas 22:7–13
Simon dari Kirene
Ketika Yesus yang sangat lelah memikul kayu salib, para tentara menyuruh Simon dari Kirene memikulnya. Simon berjalan di belakang Yesus dan menolong-Nya.
Lukas 23:26; Markus 15:21
Sukacita di Kota Samaria
Filipus pergi ke sebuah kota di Samaria dan menceritakan tentang Yesus. Banyak orang disembuhkan, dan sangat besarlah sukacita di kota itu.
Kisah Para Rasul 8:4–8
Keranjang di Tembok Kota
Saulus yang baru percaya kepada Yesus bercerita tentang Dia di Damsyik. Ketika ada yang mau menangkapnya, teman-temannya menurunkan dia dalam keranjang dari tembok kota. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Kisah Para Rasul 9:19–25
Orang Berea Rajin Membaca Kitab
Orang-orang di Berea mendengar Paulus dengan senang hati, lalu setiap hari memeriksa Kitab Suci untuk melihat apakah yang diajarkan Paulus itu benar.
Kisah Para Rasul 17:10–12
Paulus di Depan Raja Agripa
Sebagai tahanan di Kaisarea, Paulus berdiri di depan Raja Agripa. Dengan sopan dan berani ia menceritakan bagaimana Yesus mengubah hidupnya.
Kisah Para Rasul 25:23–26:29
Para Rasul Dibebaskan Malaikat
Para rasul dimasukkan ke penjara karena bercerita tentang Yesus. Malam itu malaikat Tuhan membuka pintu penjara dan menyuruh mereka mengajar lagi. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Kisah Para Rasul 5:17–21
Lidah Seperti Api Kecil
Yakobus menulis bahwa lidah itu kecil tetapi berkuasa besar, seperti kekang kuda, kemudi kapal, dan api kecil. Dari mulut yang sama jangan keluar pujian dan kata-kata yang menyakitkan.
Yakobus 3:3–10
Yesus Menangisi Yerusalem
Ketika orang banyak bersorak menyambut-Nya, Yesus justru menangis saat melihat Yerusalem, karena kota itu tidak mengenal jalan damai yang Allah tawarkan.
Lukas 19:37–44
Para Perempuan Bertemu Yesus
Para perempuan berlari dari kubur yang kosong, dan di jalan Yesus sendiri menemui mereka: “Salam! Jangan takut!” Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Matius 28:8–10
Supaya Mereka Menjadi Satu
Pada malam sebelum ditangkap, Yesus berdoa bukan hanya untuk murid-murid-Nya, tetapi juga untuk semua orang yang kelak akan percaya, termasuk kita, supaya kita menjadi satu.
Yohanes 17:20–23
Bayangan Petrus
Banyak orang sakit dibaringkan di pinggir jalan supaya bayangan Petrus mengenai mereka, dan Tuhan menyembuhkan mereka semua. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Kisah Para Rasul 5:12–16
Penglihatan Orang Makedonia
Paulus dan teman-temannya ingin pergi ke beberapa tempat, tetapi Roh Kudus berkata “jangan dulu”. Lalu pada malam hari Paulus melihat seorang Makedonia memanggil, “Datanglah dan tolonglah kami!”
Kisah Para Rasul 16:6–10
Kerusuhan Tukang Perak di Efesus
Di Efesus, banyak orang percaya kepada Yesus dan berhenti membeli patung berhala. Demetrius si tukang perak menghasut orang banyak sampai kota menjadi kacau, tetapi Tuhan memakai panitera kota untuk menenangkan mereka.
Kisah Para Rasul 19:23–41
Jangan Takut, Paulus
Di kota Korintus, ada orang-orang yang marah kepada Paulus. Malam itu Tuhan berkata, “Jangan takut! Aku menyertai engkau.” Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Kisah Para Rasul 18:9–11
Menjadi Satu Tubuh
Paulus menulis bahwa jemaat Tuhan seperti satu tubuh dengan banyak anggota. Mata, telinga, tangan, dan kaki berbeda-beda, tetapi semuanya penting dan saling membutuhkan.
1 Korintus 12:12–27
Agabus dan Ikat Pinggang
Nabi Agabus mengikat tangan dan kakinya sendiri dengan ikat pinggang Paulus sebagai tanda bahwa Paulus akan ditangkap di Yerusalem. Teman-temannya menangis, tetapi Paulus rela taat, dan mereka berkata, “Kehendak Tuhanlah yang terjadi.”
Kisah Para Rasul 21:8–14
Allah Adalah Kasih
Rasul Yohanes menulis: Allah adalah kasih. Allah begitu mengasihi kita sehingga Ia mengutus Yesus. Karena itu, kita juga saling mengasihi. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
1 Yohanes 4:7–11
Kasih Itu Sabar
Paulus menulis tentang kasih: kasih itu sabar, murah hati, tidak sombong, tidak cepat marah, dan tidak menyimpan kesalahan. Kita melihatnya dalam kehidupan sehari-hari anak-anak.
1 Korintus 13:4–7
Paulus Berbicara dari Tangga Benteng
Paulus diamankan oleh tentara Romawi ketika orang banyak di Bait Allah menjadi ribut. Dari tangga benteng, ia meminta izin berbicara dan dengan berani menceritakan bagaimana Yesus mengubah hidupnya.
Kisah Para Rasul 21:27–22:16
Taatilah Orang Tuamu
Paulus menulis: “Hai anak-anak, taatilah orang tuamu di dalam Tuhan.” Si kecil belajar mendengar dan menurut dengan hati senang. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Efesus 6:1–3
Buah Roh
Paulus menulis bahwa Roh Kudus menumbuhkan buah yang manis dalam hidup kita: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, dan penguasaan diri.
Galatia 5:22–23
Perlengkapan Senjata Allah
Paulus melihat perlengkapan prajurit Romawi yang menjaganya, lalu mengajar jemaat: kenakanlah perlengkapan Allah supaya tetap teguh melawan yang jahat, yaitu kebenaran, keadilan, kabar damai, iman, keselamatan, firman Allah, dan doa.
Efesus 6:10–18
Yesus Mengetuk Pintu
Yesus berkata, “Aku berdiri di muka pintu dan mengetuk. Kalau ada yang membuka pintu, Aku akan masuk dan makan bersama dia.” Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Wahyu 3:20
Iman dan Perbuatan
Yakobus menulis: apa gunanya berkata “semoga kamu hangat dan kenyang” kepada orang yang kedinginan dan lapar, tetapi tidak memberinya apa-apa? Iman yang hidup kelihatan dari perbuatan kasih.
Yakobus 2:14–17
Teladan Walaupun Masih Muda
Timotius masih muda ketika memimpin jemaat di Efesus. Paulus menulis kepadanya: jangan biarkan orang meremehkanmu karena engkau muda, tetapi jadilah teladan dalam perkataan, tingkah laku, kasih, kesetiaan, dan kesucian.
1 Timotius 4:12
Matias Dipilih Menjadi Rasul
Setelah Yesus naik ke surga, para murid berdoa untuk memilih seorang rasul baru. Allah menunjuk Matias.
Kisah Para Rasul 1:15–26
Yesus Menitipkan Maria kepada Yohanes
Di saat yang paling berat, Yesus tetap memikirkan ibu-Nya. Ia menitipkan Maria kepada murid yang dikasihi-Nya, Yohanes.
Yohanes 19:25–27
Pertama Kali Disebut Kristen
Di kota Antiokhia, banyak orang percaya kepada Yesus. Barnabas dan Saulus mengajar mereka, dan di sanalah para murid pertama kali disebut Kristen.
Kisah Para Rasul 11:19–26
Jemaat Antiokhia Mengirim Bantuan
Nabi Agabus memberitahukan bahwa akan terjadi kelaparan besar. Jemaat Antiokhia segera mengumpulkan bantuan untuk saudara-saudara di Yudea.
Kisah Para Rasul 11:27–30
Bersukacita, Berdoa, Bersyukur
Tiga hal kecil yang menyenangkan hati Allah: bersukacita, berdoa, dan bersyukur. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
1 Tesalonika 5:16–18
Jemaat Berdoa Bersama
Petrus dan Yohanes dilarang berbicara tentang Yesus. Mereka tidak menyerah, tetapi berdoa bersama jemaat, meminta keberanian kepada Allah.
Kisah Para Rasul 4:23–31
Kenakanlah Kasih
Setiap hari kita memakai baju. Allah mengajak kita juga “memakai” kasih: sabar, mau memaafkan, dan suka berbagi. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Kolose 3:12–14
Yesus Mendoakan Petrus
Pada malam perjamuan terakhir, Yesus berkata bahwa Ia sudah berdoa untuk Petrus, supaya imannya jangan gugur. Walaupun Petrus kemudian jatuh, doa Yesus tidak sia-sia.
Lukas 22:31–34
Hiduplah sebagai Anak-Anak Terang
Allah memanggil kita menjadi anak-anak terang: melakukan yang baik, yang adil, dan yang benar. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Efesus 5:8–10
Berdoa di Pantai Tirus
Di kota Tirus, keluarga-keluarga Kristen, juga anak-anak, mengantar Paulus ke pantai dan berdoa bersama sebelum ia berlayar. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Kisah Para Rasul 21:3–6
Kamu Sahabat-Ku
Pada malam terakhir bersama murid-murid-Nya, Yesus berkata, “Kamu adalah sahabat-Ku. Saling mengasihilah seperti Aku mengasihi kamu.” Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Yohanes 15:12–17
Menunggu sambil Berdoa
Sesudah Yesus naik ke surga, murid-murid, Maria ibu Yesus, dan para perempuan berkumpul di ruang atas. Mereka bertekun berdoa bersama sambil menunggu janji Roh Kudus. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Kisah Para Rasul 1:12–14
Tidak Ada yang Bisa Memisahkan
Paulus menulis: tidak ada apa pun yang dapat memisahkan kita dari kasih Allah di dalam Kristus Yesus. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Roma 8:38–39
Bertolong-tolongan
Paulus menulis: bertolong-tolonglah menanggung bebanmu. Si kecil belajar menolong teman dan keluarga. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Galatia 6:2
Serahkan Kekhawatiranmu
Petrus menulis: serahkanlah segala kekhawatiranmu kepada Tuhan, sebab Ia yang memelihara kamu. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
1 Petrus 5:7
Bercahaya seperti Bintang
Paulus menulis: lakukanlah segala sesuatu dengan tidak menggerutu, supaya kamu bercahaya seperti bintang-bintang di dunia. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Filipi 2:14–15
Kita Anak-Anak Allah
Rasul Yohanes menulis: lihatlah betapa besar kasih Bapa kepada kita, sehingga kita disebut anak-anak Allah. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
1 Yohanes 3:1
Pelaku Firman, Bukan Pendengar Saja
Yakobus menulis: jangan hanya mendengar firman Tuhan, tetapi lakukanlah. Orang yang melakukannya akan berbahagia. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Yakobus 1:22–25
Semua Bangsa Memuji
Yohanes melihat orang banyak sekali dari segala bangsa dan bahasa, memegang daun palem dan memuji Tuhan bersama-sama. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Wahyu 7:9–10
Ciptaan Baru
Paulus menulis: siapa yang ada di dalam Kristus adalah ciptaan baru. Seperti ulat menjadi kupu-kupu, Yesus membuat hati kita baru. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
2 Korintus 5:17
Aku Tidak Akan Meninggalkanmu
Tuhan berjanji: Aku tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau. Karena itu kita bisa berkata, Tuhan penolongku, aku tidak takut. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Ibrani 13:5–6
Lakukan Semua untuk Tuhan
Paulus menulis: apa pun yang kamu lakukan, lakukanlah dengan segenap hati seperti untuk Tuhan. Si kecil belajar melakukan tugas-tugas kecil dengan senang. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Kolose 3:23–24
Mintalah Hikmat
Yakobus menulis: kalau kamu tidak tahu apa yang harus dilakukan, mintalah hikmat kepada Allah, sebab Ia memberi dengan murah hati. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Yakobus 1:5
Yesus Sudah Mengalahkan Dunia
Yesus berkata: di dunia ini kamu akan mengalami kesusahan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Yohanes 16:33
Pujian di Sekeliling Takhta
Yohanes melihat takhta Allah di surga dengan pelangi di sekelilingnya. Semua yang ada di sana bernyanyi “Kudus, kudus, kudus” dan memuji Tuhan yang menciptakan segala sesuatu. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Wahyu 4:2–11
Kita Buatan Tangan Allah
Paulus menulis: kita ini buatan Allah, diciptakan di dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Efesus 2:10
Layanilah dengan Karunia
Petrus menulis: setiap orang mendapat karunia dari Tuhan. Pakailah karunia itu untuk saling melayani. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
1 Petrus 4:10–11
Kasih Mengusir Takut
Yohanes menulis bahwa di dalam kasih tidak ada ketakutan, sebab kasih yang sempurna mengusir takut. Kita mengasihi karena Allah lebih dahulu mengasihi kita. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
1 Yohanes 4:18–19
Yesus Makan Ikan Bersama Murid
Yesus yang bangkit datang kepada murid-murid. Mereka terkejut dan mengira melihat hantu. Yesus menunjukkan tangan-Nya lalu makan sepotong ikan bakar di depan mereka. Yesus sungguh hidup! Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Lukas 24:36–43
Yesus Akan Datang Lagi
Di akhir Alkitab, Yesus berjanji, “Aku datang segera.” Kita menanti Dia dengan gembira sambil berbuat baik dan berdoa, “Datanglah, Tuhan Yesus!” Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Wahyu 22:12, 20
Terimalah Satu Sama Lain
Paulus menulis, “Terimalah satu sama lain, sama seperti Kristus juga telah menerima kita.” Yesus menyambut kita dengan sayang, maka kita juga menyambut teman dengan sayang. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Roma 15:7
Saling Menguatkan
Paulus menulis kepada jemaat di Tesalonika, “Hendaklah kamu saling menasihati dan saling membangun.” Kita bisa menyemangati teman dengan kata-kata baik dan bantuan kecil. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
1 Tesalonika 5:11
Makan dan Minum untuk Tuhan
Paulus menulis, “Kalau kamu makan atau minum, atau melakukan apa saja, lakukanlah semuanya untuk kemuliaan Allah.” Hal kecil sehari-hari pun bisa kita lakukan untuk Tuhan. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
1 Korintus 10:31
Tuhan Sabar Menunggu
Petrus menulis bahwa Tuhan tidak lambat menepati janji-Nya. Ia sabar, karena Ia mau semua orang berbalik dan datang kepada-Nya. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
2 Petrus 3:9
Gayus yang Setia
Yohanes menulis surat kepada sahabatnya, Gayus. Gayus selalu menyambut para pemberita Injil yang datang dari jauh, memberi mereka makan dan tempat beristirahat. Yohanes senang sekali. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
3 Yohanes 1:5–8
Yesus Tetap Sama Selamanya
Surat Ibrani berkata, “Yesus Kristus tetap sama, baik kemarin maupun hari ini dan sampai selama-lamanya.” Banyak hal berubah, tetapi kasih Yesus tidak pernah berubah. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Ibrani 13:8
Kasih Yesus Sangat Besar
Paulus berdoa supaya jemaat mengerti betapa lebar, panjang, tinggi, dan dalamnya kasih Kristus, kasih yang jauh melampaui pengetahuan kita. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Efesus 3:17–19
Semua Satu dalam Yesus
Paulus menulis bahwa semua orang yang percaya kepada Yesus adalah anak-anak Allah. Laki-laki atau perempuan, dari bangsa mana pun, semuanya satu keluarga di dalam Yesus. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Galatia 3:26–28
Rindu Firman seperti Bayi
Petrus menulis supaya kita merindukan firman Tuhan seperti bayi yang baru lahir selalu ingin minum susu, supaya kita bertumbuh. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
1 Petrus 2:2
Mendekat kepada Allah
Yakobus menulis, “Mendekatlah kepada Allah, dan Ia akan mendekat kepadamu.” Kita bisa mendekat kepada Tuhan dengan berdoa dan bernyanyi, dan Tuhan selalu dekat dengan kita. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Yakobus 4:8
Doa Kita Didengar
Yohanes menulis bahwa kita boleh datang kepada Allah dengan yakin, sebab Ia mendengar doa kita. Kapan saja dan di mana saja, Tuhan mendengar. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
1 Yohanes 5:14–15
Lakukan Semua dengan Kasih
Paulus menulis, “Lakukanlah segala pekerjaanmu dalam kasih.” Bermain, berbicara, membantu, semuanya bisa dilakukan dengan kasih. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
1 Korintus 16:14
Tuhan Sanggup Menjaga
Yudas, saudara Yakobus, menutup suratnya dengan pujian kepada Allah yang berkuasa menjaga kita supaya tidak jatuh, dan membawa kita kepada-Nya dengan sukacita. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Yudas 1:24–25
Kasih Allah di Kayu Salib
Paulus menulis bahwa Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita: ketika kita masih berdosa, Kristus mati untuk kita. Allah mengasihi kita bahkan sebelum kita baik. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Roma 5:8
Melayani dengan Kasih
Paulus menulis, “Layanilah seorang akan yang lain oleh kasih,” sebab seluruh hukum Tuhan terangkum dalam satu kalimat: kasihilah sesamamu seperti dirimu sendiri. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Galatia 5:13–14
Hadiah dari Bapa
Yakobus menulis bahwa setiap pemberian yang baik dan sempurna datang dari atas, dari Bapa yang menciptakan segala terang. Semua hal baik dalam hidup kita adalah hadiah dari Tuhan. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Yakobus 1:17
Yang Paling Besar Adalah Kasih
Paulus menulis bahwa ada tiga hal yang tetap: iman, pengharapan, dan kasih. Dan yang paling besar di antaranya adalah kasih. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
1 Korintus 13:13
Haleluya!
Yohanes mendengar suara orang banyak di surga, seperti suara air bah dan guruh, berseru, “Haleluya! Karena Tuhan, Allah kita, adalah Raja! Marilah kita bersukacita!” Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Wahyu 19:6–7
Tuhan Belum Selesai
Paulus menulis bahwa Tuhan yang sudah memulai pekerjaan yang baik di dalam diri kita akan meneruskannya sampai selesai. Seperti tanaman yang terus tumbuh, Tuhan terus membentuk kita. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Filipi 1:6
Berbagi dengan Senang
Surat Ibrani berkata, “Janganlah kamu lupa berbuat baik dan berbagi dengan orang lain, sebab hal seperti itulah yang menyenangkan hati Allah.” Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Ibrani 13:16
Tuhan Membuka Pintu
Yesus berkata kepada jemaat di Filadelfia, “Lihatlah, Aku telah membuka pintu bagimu, yang tidak dapat ditutup oleh seorang pun.” Yesus membuka jalan bagi kita. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Wahyu 3:8
Gembala yang Agung
Surat Ibrani menyebut Yesus sebagai Gembala Agung yang dibangkitkan Allah dari antara orang mati. Ia memperlengkapi kita dengan segala yang baik supaya kita bisa melakukan kehendak-Nya. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Ibrani 13:20–21
Hidup Tenang dan Bekerja
Paulus menasihati jemaat di Tesalonika supaya hidup dengan tenang, mengurus urusan sendiri, dan bekerja dengan tangan mereka sendiri, supaya hidup mereka menjadi teladan yang baik. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
1 Tesalonika 4:11–12
Tuhan Memberi Damai
Paulus berdoa, “Tuhan, sumber damai sejahtera, kiranya memberi kamu damai sejahtera senantiasa, dalam segala hal.” Tuhan memberi kita hati yang tenang kapan saja. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
2 Tesalonika 3:16
Abba, Bapa
Paulus menulis bahwa Roh Kudus membuat kita bisa berseru kepada Allah, “Abba, Bapa!” Roh Kudus meyakinkan kita bahwa kita adalah anak-anak Allah. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Roma 8:15–16
Tuhan Mencukupkan
Paulus menulis, “Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus.” Tuhan tahu apa yang kita perlukan dan memeliharanya. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Filipi 4:19
Berjalan dalam Terang
Yohanes menulis bahwa kalau kita hidup di dalam terang, sama seperti Allah ada di dalam terang, kita bersekutu satu dengan yang lain, dan Yesus membersihkan kita dari segala dosa. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
1 Yohanes 1:7
Allah Sumber Pengharapan
Paulus berdoa supaya Allah, sumber pengharapan, memenuhi kita dengan sukacita dan damai sejahtera, sehingga kita berlimpah dalam pengharapan oleh kuasa Roh Kudus. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Roma 15:13
Tuhan Itu Setia
Paulus menulis, “Ia yang memanggil kamu adalah setia, Ia juga akan menggenapinya.” Tuhan selalu setia dan selalu menepati janji-Nya. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
1 Tesalonika 5:24
Allah Menolong Waktu Sulit
Paulus menulis bahwa Allah setia. Ia tidak akan membiarkan kita menghadapi sesuatu yang melebihi kekuatan kita, dan Ia selalu memberi jalan keluar. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
1 Korintus 10:13
Firman di Hatiku
Paulus menulis, “Hendaklah perkataan Kristus tinggal dengan limpah di antara kamu,” sambil saling mengajar dan bernyanyi dengan hati yang bersyukur. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Kolose 3:16
Bersukacita dalam Pengharapan
Paulus menulis, “Bersukacitalah dalam pengharapan, sabarlah dalam kesesakan, dan bertekunlah dalam doa.” Tiga hal yang bisa kita lakukan setiap hari. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Roma 12:12
Yesus Memberkati Murid-Nya
Sebelum naik ke surga, Yesus mengangkat tangan-Nya dan memberkati murid-murid-Nya. Murid-murid pulang dengan sangat gembira dan memuji Allah. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Lukas 24:50–53
Bibir yang Memuji
Surat Ibrani mengajak kita untuk selalu mempersembahkan pujian kepada Allah, yaitu ucapan bibir yang memuliakan nama-Nya. Mulut kita bisa dipakai untuk memuji Tuhan. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Ibrani 13:15
Yesus Pencipta Segalanya
Paulus menulis bahwa di dalam Yesus telah diciptakan segala sesuatu, yang ada di langit dan di bumi, dan segala sesuatu ada di dalam Dia. Matahari, pohon, hewan, dan adik juga dibuat oleh Tuhan. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Kolose 1:16–17
Dipilih Tuhan
Paulus menulis bahwa di dalam Kristus, Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya dalam kasih. Sebelum ada matahari dan bintang, Tuhan sudah mengasihi adik. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Efesus 1:4
Bintang Timur yang Terang
Di akhir Alkitab Yesus berkata, “Aku adalah tunas, yaitu keturunan Daud, bintang timur yang gilang-gemilang.” Bintang timur bersinar terang menjelang pagi, tanda gelap segera berakhir. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Wahyu 22:16
Tuhan Sudah Dekat
Paulus menulis kepada jemaat di Filipi, “Hendaklah kebaikan hatimu diketahui semua orang. Tuhan sudah dekat!” Waktu bermain, makan, dan tidur, Tuhan dekat dengan adik. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Filipi 4:5
Kasih Tidak Pernah Berakhir
Paulus menulis, “Kasih tidak berkesudahan.” Tanaman bisa layu, mainan bisa rusak, siang berganti malam, tetapi kasih Tuhan tidak pernah habis. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
1 Korintus 13:8
Datanglah, yang Haus!
Di akhir Alkitab ada undangan yang indah: “Barangsiapa haus, hendaklah ia datang, dan barangsiapa mau, hendaklah ia mengambil air kehidupan dengan cuma-cuma!” Yesus mengundang semua orang datang kepada-Nya. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Wahyu 22:17
Tuhan Mengenal Milik-Nya
Paulus menulis kepada Timotius, “Tuhan mengenal siapa kepunyaan-Nya.” Mama kenal adik, teman kenal adik, dan Tuhan mengenal adik lebih dari siapa pun. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
2 Timotius 2:19
Berakar di dalam Yesus
Paulus menulis supaya kita tetap di dalam Yesus, berakar dan dibangun di atas Dia, dan bertambah teguh dalam iman. Seperti pohon yang akarnya kuat tidak roboh ditiup angin. Satu kalimat per halaman untuk si kecil.
Kolose 2:6–7
Roh Kudus, Sang Penolong
Sebelum kembali kepada Bapa, Yesus berjanji tidak akan meninggalkan murid-murid-Nya sendirian. Bapa akan mengutus Roh Kudus, Sang Penolong, untuk menyertai mereka selamanya.
Yohanes 14:15–18, 26
Timotius Ikut Paulus
Di kota Listra, Paulus bertemu Timotius, pemuda yang sejak kecil belajar firman dari ibu dan neneknya. Semua orang memuji dia, dan Paulus mengajaknya ikut melayani.
Kisah Para Rasul 16:1–5
Paulus Menanam, Apolos Menyiram
Jemaat di Korintus bertengkar tentang siapa guru yang paling hebat. Paulus menjelaskan: aku menanam, Apolos menyiram, tetapi Allah yang memberi pertumbuhan. Kita semua kawan sekerja Allah.
1 Korintus 3:5–9
Cepat Mendengar, Lambat Berkata
Yakobus menulis: hendaklah setiap orang cepat untuk mendengar, lambat untuk berkata-kata, dan lambat untuk marah. Rafi belajar melakukannya bersama teman dan adiknya.
Yakobus 1:19–20
Jangan Biarkan Matahari Terbenam
Paulus menulis: kalau kamu marah, jangan berbuat dosa, dan jangan biarkan matahari terbenam sebelum marahmu reda. Sari dan Dina belajar berdamai sebelum hari berakhir.
Efesus 4:26–32
Sungai Air Kehidupan
Malaikat menunjukkan kepada Yohanes sungai air kehidupan yang jernih seperti kristal, mengalir dari takhta Allah. Di tepinya tumbuh pohon kehidupan, dan di sana tidak ada malam lagi, karena Tuhan sendiri menjadi terangnya.
Wahyu 22:1–5
Doakan Para Pemimpin
Paulus menulis kepada Timotius: naikkanlah doa untuk semua orang, juga untuk raja-raja dan semua pemimpin, supaya kita dapat hidup tenang dan damai.
1 Timotius 2:1–2
Kalahkan Kejahatan dengan Kebaikan
Paulus menulis: jangan membalas kejahatan dengan kejahatan. Kalau musuhmu lapar, berilah ia makan. Kalahkanlah kejahatan dengan kebaikan. Rafi belajar melakukannya kepada Dodi.
Roma 12:14–21
Jangan Lupa Memberi Tumpangan
Surat Ibrani berkata: peliharalah kasih persaudaraan dan jangan lupa memberi tumpangan, karena dulu ada orang yang menjamu malaikat tanpa menyadarinya. Keluarga Rafi belajar menyambut tamu dengan ramah.
Ibrani 13:1–2
Mengaku Salah kepada Tuhan
Yohanes menulis: semua orang pernah berbuat salah. Tetapi jika kita mengaku dosa kita, Tuhan setia dan adil, Ia mengampuni dan membersihkan hati kita. Sari belajar mengaku salah.
1 Yohanes 1:8–9
Alkitab dari Allah
Paulus menulis kepada Timotius: seluruh Kitab Suci diilhamkan Allah dan berguna untuk mengajar, menunjukkan yang salah, memperbaiki, dan mendidik kita supaya hidup benar.
2 Timotius 3:16–17
Doakan Teman yang Sakit
Yakobus menulis: kalau ada yang susah, berdoalah; kalau ada yang senang, bernyanyilah; kalau ada yang sakit, doakanlah dia, sebab doa orang benar besar kuasanya. Teman-teman Dina mendoakannya ketika ia sakit.
Yakobus 5:13–16
Jika Tuhan Menghendaki
Yakobus menegur orang yang membuat rencana besar seolah-olah mereka tahu apa yang akan terjadi besok. Ia mengajar kita berkata, “Jika Tuhan menghendaki, kami akan melakukan ini dan itu.”
Yakobus 4:13–15
Ibadah dengan Rasa Cukup
Paulus menulis kepada Timotius: hidup dekat dengan Tuhan disertai rasa cukup adalah keuntungan yang besar. Kita tidak membawa apa-apa ke dunia. Kalau ada makanan dan pakaian, cukuplah.
1 Timotius 6:6–10
Rendah Hati seperti Yesus
Paulus menulis: jangan sombong, tetapi anggaplah orang lain lebih utama. Milikilah pikiran seperti Yesus, Raja surga yang rela menjadi manusia dan melayani semua orang.
Filipi 2:3–8
Siap Memberi Jawaban
Petrus menulis: siap sedialah memberi jawaban kepada siapa pun yang bertanya tentang pengharapanmu, tetapi dengan lemah lembut dan hormat. Rafi menjawab pertanyaan teman barunya tentang Yesus.
1 Petrus 3:15–16
Jangan Membeda-bedakan
Yakobus menegur jemaat yang menyambut orang kaya dengan istimewa, tetapi menyuruh orang miskin berdiri di belakang. Allah mengasihi semua orang sama, dan kita diajar mengasihi sesama seperti diri sendiri.
Yakobus 2:1–9
Bernyanyi dan Bersyukur
Paulus menulis kepada jemaat di Efesus supaya mereka bernyanyi bersama, menyanyi dan bersorak bagi Tuhan dengan segenap hati, dan senantiasa mengucap syukur kepada Allah Bapa untuk segala sesuatu dalam nama Yesus.
Efesus 5:19–20
Jangan Jemu Berbuat Baik
Paulus menulis bahwa apa yang ditabur orang, itulah yang akan dituainya. Karena itu janganlah kita jemu berbuat baik, sebab pada waktunya kita akan menuai. Selama ada kesempatan, marilah kita berbuat baik kepada semua orang.
Galatia 6:7–10
Kaki Pembawa Kabar Baik
Paulus menulis bahwa setiap orang yang berseru kepada nama Tuhan akan diselamatkan. Tetapi bagaimana orang bisa percaya kalau belum mendengar, dan bagaimana mendengar kalau tidak ada yang memberitakan? Betapa indahnya kaki orang yang membawa kabar baik!
Roma 10:13–15
Datang dengan Berani kepada Yesus
Surat Ibrani berkata bahwa Yesus adalah Imam Besar kita di surga. Ia pernah menjadi manusia, jadi Ia mengerti saat kita lemah. Karena itu kita boleh datang dengan berani kepada takhta kasih karunia untuk mendapat pertolongan tepat pada waktunya.
Ibrani 4:14–16
Ramah kepada Semua Orang
Paulus menulis kepada Titus supaya ia mengingatkan jemaat untuk taat kepada pemimpin, siap melakukan pekerjaan baik, tidak memfitnah, tidak bertengkar, tetapi ramah dan lemah lembut kepada semua orang.
Titus 3:1–2
Tetap Berkumpul Beribadah
Surat Ibrani mengajak orang percaya untuk saling memperhatikan, saling mendorong supaya mengasihi dan berbuat baik, dan jangan berhenti berkumpul untuk beribadah bersama, melainkan saling menyemangati.
Ibrani 10:24–25
Ditulis Supaya Kamu Percaya
Yohanes berkata bahwa Yesus melakukan banyak sekali tanda ajaib yang tidak semuanya tertulis. Tetapi yang sudah ditulis itu dicatat supaya kita percaya bahwa Yesus adalah Mesias, Anak Allah, dan supaya kita mendapat hidup oleh nama-Nya.
Yohanes 20:30–31
Dihibur untuk Menghibur
Paulus menulis bahwa Allah adalah Bapa yang penuh belas kasihan dan sumber segala penghiburan. Ia menghibur kita dalam setiap kesusahan, supaya kita juga dapat menghibur orang lain yang sedang susah.
2 Korintus 1:3–4
Kata-Kata Penuh Kasih
Paulus menulis, “Hendaklah kata-katamu senantiasa penuh kasih, jangan hambar, seperti makanan yang dibumbui garam.” Kata-kata yang baik membuat orang lain senang, seperti makanan yang enak.
Kolose 4:6
Bersabar seperti Petani
Yakobus menulis supaya kita bersabar seperti petani yang menanti hasil tanahnya. Petani menunggu hujan dengan sabar sampai tanamannya tumbuh. Kita juga bersabar dan meneguhkan hati, sebab Tuhan pasti datang.
Yakobus 5:7–8
Mengasihi dengan Perbuatan
Yohanes menulis bahwa kita mengenal kasih karena Yesus memberikan hidup-Nya untuk kita. Karena itu, kalau kita melihat saudara kita kekurangan, kita menolongnya. Jangan mengasihi hanya dengan kata-kata, tetapi dengan perbuatan.
1 Yohanes 3:16–18
Rendah Hati dan Sabar
Paulus menulis supaya kita selalu rendah hati, lemah lembut, dan sabar, saling membantu dalam kasih, dan berusaha menjaga kesatuan dan damai. Bekerja bersama orang lain menjadi indah kalau kita rendah hati dan sabar.
Efesus 4:2–3
Hiburlah yang Tawar Hati
Paulus menulis supaya jemaat menghibur orang yang tawar hati, membela orang yang lemah, sabar terhadap semua orang, dan tidak membalas kejahatan dengan kejahatan, tetapi selalu berusaha berbuat baik kepada semua orang.
1 Tesalonika 5:14–15
Tidak Malu akan Injil
Paulus menulis kepada jemaat di Roma, “Aku tidak malu akan Injil, sebab Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya.” Kita juga tidak perlu malu menjadi pengikut Yesus.
Roma 1:16
Menjaga Tubuh untuk Tuhan
Paulus menulis bahwa tubuh kita adalah bait Roh Kudus, dan kita sudah dibeli dengan harga yang mahal. Karena itu kita memuliakan Allah dengan tubuh kita: merawatnya dengan baik dan memakainya untuk hal-hal yang baik.
1 Korintus 6:19–20
Rajin Bekerja
Paulus mendengar ada orang di jemaat Tesalonika yang tidak mau bekerja dan hanya sibuk mengurusi urusan orang lain. Ia menasihati mereka supaya bekerja dengan tenang dan rajin, seperti teladan Paulus sendiri, dan jangan jemu berbuat baik.
2 Tesalonika 3:10–13
Euodia dan Sintikhe Berdamai
Euodia dan Sintikhe adalah dua perempuan di jemaat Filipi yang pernah berjuang bersama Paulus memberitakan Injil. Tetapi mereka berselisih. Paulus menasihati mereka supaya sehati sepikir dalam Tuhan, dan meminta teman setianya menolong mereka berdamai.
Filipi 4:2–3
Hormatilah Semua Orang
Petrus menulis, “Hormatilah semua orang, kasihilah saudara-saudaramu, takutlah akan Allah, hormatilah raja.” Setiap orang berharga di mata Tuhan, jadi kita menghargai semua orang.
1 Petrus 2:17
Semua Pemberian Tuhan
Beberapa orang di Korintus menyombongkan diri. Paulus bertanya, “Apakah yang engkau punya yang tidak engkau terima? Kalau semuanya engkau terima, kenapa engkau sombong?” Semua kepandaian dan barang kita adalah pemberian Tuhan.
1 Korintus 4:7
Yesus Mendoakan Murid-Nya
Pada malam terakhir sebelum disalib, Yesus berdoa untuk murid-murid-Nya. Ia meminta Bapa menjaga mereka, menjadikan mereka satu, melindungi mereka dari yang jahat, dan menguduskan mereka dalam kebenaran firman-Nya. Yesus juga mendoakan semua orang yang akan percaya, termasuk kita.
Yohanes 17:11–17
Tulisan di Atas Salib
Pilatus menyuruh memasang tulisan di atas salib Yesus: “Yesus, orang Nazaret, Raja orang Yahudi,” dalam bahasa Ibrani, Latin, dan Yunani. Para imam kepala keberatan, tetapi Pilatus menjawab, “Apa yang kutulis, tetap tertulis.” Tanpa ia sadari, tulisan itu benar: Yesus memang Raja untuk semua bangsa.
Yohanes 19:19–22
Persembahan yang Hidup
Paulus menulis supaya kita mempersembahkan tubuh kita sebagai persembahan yang hidup, kudus, dan berkenan kepada Allah, dan supaya kita tidak menjadi sama dengan dunia ini, tetapi berubah oleh pembaruan pikiran kita.
Roma 12:1–2
Cantik di Dalam Hati
Petrus menulis bahwa keindahan yang sejati bukan dari perhiasan atau pakaian, tetapi dari hati yang lemah lembut dan tenang. Hati seperti itu sangat berharga di mata Allah.
1 Petrus 3:3–4
Ketika Ditegur Orang Tua
Surat Ibrani berkata bahwa ayah yang sayang mendidik anaknya, dan Allah juga mendidik kita karena Ia mengasihi kita. Waktu ditegur, rasanya tidak enak, tetapi kemudian teguran itu menghasilkan hidup yang benar dan damai.
Ibrani 12:7–11
Jangan Menjelekkan Teman
Yakobus menulis, “Janganlah kamu saling memfitnah, saudara-saudara.” Hanya Allah yang berhak menjadi Hakim. Kita tidak menjelek-jelekkan orang lain, tetapi berbicara yang baik tentang mereka.
Yakobus 4:11–12
Kaya dalam Kebaikan
Paulus menulis kepada Timotius supaya orang yang punya banyak tidak sombong dan tidak berharap pada harta, tetapi pada Allah yang memberikan segala sesuatu untuk dinikmati. Mereka harus kaya dalam perbuatan baik, suka memberi, dan mau berbagi.
1 Timotius 6:17–19
Menyambut Tanpa Bersungut
Petrus menulis, “Kasihilah sungguh-sungguh seorang akan yang lain,” dan “Berilah tumpangan seorang akan yang lain dengan tidak bersungut-sungut.” Kita menyambut orang lain dengan senang hati, bukan dengan menggerutu.
1 Petrus 4:8–9
Rajin Berdoa
Paulus menulis, “Bertekunlah dalam doa, dan berjaga-jagalah sambil mengucap syukur.” Kita bisa berbicara kepada Tuhan kapan saja, dalam keadaan apa pun, dan selalu dengan hati yang bersyukur.
Kolose 4:2
Mengampuni dan Menghibur
Di jemaat Korintus, ada orang yang pernah berbuat salah dan sudah menyesal. Paulus menulis supaya jemaat sekarang mengampuni dan menghiburnya, dan menunjukkan kasih kepadanya, supaya ia tidak tenggelam dalam kesedihan.
2 Korintus 2:5–8
Menghargai Guru Sekolah Minggu
Paulus meminta jemaat menghargai orang-orang yang bekerja keras di antara mereka dan yang mengajar mereka dalam Tuhan. Hormati dan kasihilah mereka karena pekerjaan mereka, dan hiduplah dalam damai satu sama lain.
1 Tesalonika 5:12–13
Kita Rumah Tuhan
Paulus menulis kepada jemaat Korintus, “Tidak tahukah kamu bahwa kamu adalah bait Allah dan Roh Allah diam di dalam kamu?” Bersama-sama, orang percaya adalah rumah Tuhan. Karena itu kita menjaganya dengan hidup rukun dan saling mengasihi.
1 Korintus 3:16–17
Meniru Bapa
Paulus menulis, “Jadilah penurut-penurut Allah, seperti anak-anak yang kekasih, dan hiduplah di dalam kasih, sebagaimana Kristus juga telah mengasihi kamu.” Anak-anak suka meniru ayahnya; kita juga meniru Bapa di surga.
Efesus 5:1–2
Menolong yang Lemah
Paulus menulis, “Kita yang kuat wajib menanggung kelemahan orang yang tidak kuat dan jangan kita mencari kesenangan kita sendiri. Setiap orang di antara kita harus mencari kesenangan sesama kita demi kebaikannya.” Raka belajar menunggu dan menolong temannya yang kecil.
Roma 15:1–2
Hikmat dari Atas
Yakobus menulis, “Hikmat yang dari atas adalah pertama-tama murni, selanjutnya pendamai, peramah, penurut, penuh belas kasihan.” Buah kebenaran ditaburkan dalam damai oleh mereka yang mengadakan damai. Sari memilih jalan damai waktu berebut ayunan.
Yakobus 3:17–18
Mengasihi Saudara yang Kelihatan
Yohanes menulis, “Jikalau seorang berkata, ‘Aku mengasihi Allah,’ dan ia membenci saudaranya, maka ia adalah pendusta. Barangsiapa mengasihi Allah, ia harus juga mengasihi saudaranya.” Sari belajar bahwa menyayangi Tuhan terlihat dari menyayangi adiknya.
1 Yohanes 4:20–21
Bersyukur atas Makanan
Paulus menulis kepada Timotius, “Semua yang diciptakan Allah itu baik dan suatu pun tidak ada yang haram, jika diterima dengan ucapan syukur, sebab semuanya itu dikuduskan oleh firman Allah dan oleh doa.” Dodi belajar bersyukur untuk sayur yang tidak ia sukai.
1 Timotius 4:4–5
Tidak Iri Hati
Paulus menulis kepada jemaat di Galatia, “Janganlah kita gila hormat, janganlah kita saling menantang dan saling mendengki.” Raka belajar membuang rasa iri dan ikut bergembira waktu temannya mendapat hadiah.
Galatia 5:26
Seperti Keluarga Sendiri
Paulus menasihati Timotius untuk memperlakukan orang yang lebih tua seperti bapa dan ibu, dan yang lebih muda seperti saudara sendiri. Di gereja, Sari belajar menyayangi semua orang seperti keluarganya sendiri.
1 Timotius 5:1–2
Menolong Anak Yatim dan Janda
Yakobus menulis, “Ibadah yang murni dan yang tak bercacat di hadapan Allah, Bapa kita, ialah mengunjungi yatim piatu dan janda-janda dalam kesusahan mereka.” Keluarga Sari menolong tetangganya, Bu Rina dan Tio.
Yakobus 1:27
Jangan Saling Berbohong
Paulus menulis, “Jangan lagi kamu saling mendustai, karena kamu telah menanggalkan manusia lama serta kelakuannya, dan telah mengenakan manusia baru.” Dodi belajar bahwa berkata jujur membuat hati tenang.
Kolose 3:9–10
Petrus dan Yohanes Tidak Takut
Setelah orang lumpuh di Gerbang Indah disembuhkan, Petrus dan Yohanes ditangkap dan dihadapkan ke Mahkamah Agama. Mereka dilarang berbicara tentang Yesus, tetapi mereka memilih taat kepada Allah.
Kisah Para Rasul 4:1–22
Memberi dengan Sukacita
Paulus mengajak jemaat di Korintus mengumpulkan bantuan untuk saudara-saudara di Yerusalem yang kekurangan. Ia mengingatkan: siapa menabur banyak akan menuai banyak, dan Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita.
2 Korintus 8:1–5; 9:6–8
Gamaliel Memberi Nasihat
Para rasul dibawa ke Mahkamah Agama karena terus mengajar tentang Yesus. Para pemimpin sangat marah, tetapi Gamaliel, seorang guru yang dihormati, menasihati mereka: kalau pekerjaan ini dari Allah, tidak ada yang dapat menghentikannya.
Kisah Para Rasul 5:27–42
Bagaimana dengan Dia?
Sesudah sarapan di tepi danau, Yesus berkata kepada Petrus, “Ikutlah Aku.” Petrus menoleh dan bertanya tentang Yohanes. Yesus menjawab: itu bukan urusanmu, tetapi engkau, ikutlah Aku.
Yohanes 21:18–23
Gubernur Siprus Percaya
Barnabas dan Saulus berlayar ke pulau Siprus. Gubernur Sergius Paulus ingin mendengar firman Allah, tetapi seorang tukang sihir bernama Elimas berusaha menghalanginya. Tuhan bertindak, dan gubernur itu pun percaya.
Kisah Para Rasul 13:4–12
Filipus Ingin Melihat Bapa
Pada malam terakhir, Filipus berkata, “Tunjukkanlah Bapa kepada kami.” Yesus menjawab, “Siapa yang telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa.”
Yohanes 14:8–14
Lomba Lari yang Sesungguhnya
Kota Korintus terkenal dengan pertandingan larinya. Paulus memakai contoh pelari yang berlatih keras untuk mahkota daun yang akan layu, lalu mengajak kita berlomba dengan tekun untuk mahkota yang abadi.
1 Korintus 9:24–27
Sekolah Tiranus dan Buku Sihir
Paulus mengajar setiap hari di ruang kuliah Tiranus di Efesus selama dua tahun. Allah melakukan mukjizat besar, dan banyak orang yang dulu memakai sihir mengaku dosanya dan membakar buku-buku sihir mereka.
Kisah Para Rasul 19:8–20
Yusuf dari Arimatea dan Nikodemus
Yusuf dari Arimatea dan Nikodemus adalah murid Yesus yang tadinya diam-diam karena takut. Pada hari Yesus wafat, mereka memberanikan diri untuk menguburkan Yesus dengan penuh hormat.
Yohanes 19:38–42
Pahlawan-Pahlawan Iman
Surat Ibrani menceritakan orang-orang yang hidup dengan iman: Nuh, Abraham, Musa, dan banyak lagi. Mereka seperti penonton yang menyemangati kita untuk berlomba dengan tekun, dengan mata tertuju kepada Yesus.
Ibrani 11:1–12:2
Paulus di Hadapan Feliks
Di Kaisarea, Paulus diadili di hadapan Gubernur Feliks. Ia membela diri dengan jujur dan berani bercerita tentang Yesus. Feliks gemetar mendengarnya, tetapi terus menunda dan tidak pernah memutuskan untuk percaya.
Kisah Para Rasul 24:1–27
Paulus dan Barnabas di Antiokhia Pisidia
Di Antiokhia Pisidia, Paulus berkhotbah di rumah ibadat tentang Yesus, Juruselamat yang dijanjikan. Hampir seluruh kota datang mendengar. Ada yang iri dan menentang, tetapi banyak orang bukan Yahudi bersukacita dan percaya.
Kisah Para Rasul 13:14–52
Krispus dan Keluarganya Percaya
Di Korintus, orang-orang di rumah ibadat menentang Paulus, sehingga ia pindah ke rumah Titius Yustus di sebelahnya. Lalu Krispus, kepala rumah ibadat itu, percaya kepada Tuhan bersama seluruh keluarganya.
Kisah Para Rasul 18:5–8
Yason Menerima Paulus
Di Tesalonika, banyak orang percaya mendengar Paulus. Yason menerima Paulus dan Silas di rumahnya. Ketika orang-orang yang iri membuat keributan dan menyeret Yason ke pembesar kota, Yason tetap berani berdiri bersama saudara-saudara seimannya.
Kisah Para Rasul 17:1–10
Harta dalam Bejana Tanah Liat
Paulus berkata, kita seperti bejana tanah liat yang biasa dan mudah retak, tetapi di dalamnya ada harta yang sangat berharga: terang kabar baik tentang Yesus. Walaupun ditekan dan bingung, kita tidak hancur, karena kekuatan itu berasal dari Allah.
2 Korintus 4:7–9
Kasih Karunia-Ku Cukup
Paulus punya kesulitan yang menyakitkan, yang ia sebut duri dalam daging. Tiga kali ia berdoa supaya Tuhan mengambilnya, tetapi Tuhan menjawab: Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahan kuasa-Ku menjadi sempurna.
2 Korintus 12:7–10
Paulus Naik Banding kepada Kaisar
Gubernur baru, Festus, menghadapi tuntutan para pemimpin yang ingin Paulus dibawa ke Yerusalem. Paulus tahu ada rencana jahat, maka ia memakai haknya sebagai warga Romawi: “Aku naik banding kepada Kaisar!” Tuhan memakai hukum Romawi untuk membawa Paulus ke Roma.
Kisah Para Rasul 25:1–12
Simon Tukang Sihir
Di Samaria, Simon si tukang sihir membuat orang kagum. Ketika Filipus memberitakan Yesus, Simon ikut percaya. Tetapi waktu ia melihat Roh Kudus dicurahkan, ia mencoba membeli kuasa itu dengan uang, dan Petrus menegurnya.
Kisah Para Rasul 8:9–24
Paulus dan Barnabas di Ikonium
Di Ikonium, banyak orang percaya mendengar Paulus dan Barnabas. Mereka mengajar dengan berani dan Tuhan meneguhkan firman-Nya dengan tanda-tanda. Ketika ada rencana jahat terhadap mereka, mereka pergi dengan bijaksana dan terus memberitakan Injil di kota lain.
Kisah Para Rasul 14:1–7
Prajurit, Atlet, dan Petani
Dari penjara di Roma, Paulus menulis kepada Timotius. Ia memakai tiga gambaran: prajurit yang setia kepada komandannya, atlet yang bertanding sesuai aturan, dan petani yang bekerja keras. Begitulah seharusnya kita mengikut Yesus.
2 Timotius 2:1–7
Paulus Warga Romawi
Orang banyak berteriak marah ketika Paulus berkata Allah mengutusnya kepada bangsa-bangsa lain. Paulus dibawa ke markas untuk diperiksa dengan hukuman, tetapi ia dengan tenang berkata bahwa ia warga negara Romawi sejak lahir. Hukuman itu pun dibatalkan.
Kisah Para Rasul 22:22–29
Murid-Murid Yohanes di Efesus
Di Efesus Paulus bertemu kira-kira dua belas murid yang hanya mengenal baptisan Yohanes. Paulus menjelaskan bahwa Yohanes menunjuk kepada Yesus. Mereka dibaptis dalam nama Tuhan Yesus, lalu menerima Roh Kudus dan memuji Allah.
Kisah Para Rasul 19:1–7
Paulus di Hadapan Mahkamah Agama
Paulus dibawa ke hadapan Mahkamah Agama. Ketika imam besar Ananias menyuruh orang memukul mulutnya, Paulus menjawab keras, lalu segera mengaku salah karena tidak tahu itu imam besar. Paulus bersaksi tentang pengharapan akan kebangkitan, dan Tuhan melindunginya lewat kepala pasukan Romawi.
Kisah Para Rasul 23:1–10
Galio Menolak Perkara
Di Korintus, Tuhan berjanji kepada Paulus bahwa tidak ada orang yang akan mencelakakannya. Ketika para pemimpin Yahudi membawa Paulus ke pengadilan gubernur Galio, Galio menolak perkara itu dan mengusir mereka. Janji Tuhan ditepati, dan Paulus terus mengajar.
Kisah Para Rasul 18:12–17
Kubur yang Dijaga Prajurit
Para imam kepala meminta Pilatus menjaga kubur Yesus supaya tidak ada yang mengambil-Nya. Kubur dimeterai dan dijaga prajurit. Tetapi pada hari Minggu pagi, malaikat menggulingkan batu dan Yesus bangkit! Para imam menyuap prajurit supaya berbohong, tetapi kebenaran tidak bisa disembunyikan.
Matius 27:62–28:15
Lebih dari Lima Ratus Saksi
Paulus mengingatkan jemaat Korintus tentang kabar yang paling penting: Kristus mati karena dosa kita, dikuburkan, dan dibangkitkan pada hari ketiga. Sesudah bangkit, Ia menampakkan diri kepada Petrus, kepada kedua belas murid, kepada lebih dari lima ratus orang sekaligus, kepada Yakobus, kepada semua rasul, dan terakhir kepada Paulus.
1 Korintus 15:3–8
Bersukacita dalam Pencobaan
Yakobus menulis bahwa ketika kita menghadapi berbagai masalah, kita boleh tetap bersukacita, sebab ujian terhadap iman menghasilkan ketekunan. Ketekunan itu membuat kita semakin dewasa dan kuat di dalam Tuhan.
Yakobus 1:2–4
Penjahat di Samping Yesus
Yesus disalibkan di antara dua penjahat. Yang satu mengejek-Nya, tetapi yang lain mengakui kesalahannya dan berkata, “Yesus, ingatlah aku.” Yesus berjanji, “Hari ini juga engkau akan bersama-sama dengan Aku di Firdaus.”
Lukas 23:39–43
Petrus Berkhotbah di Serambi Salomo
Setelah orang lumpuh di Gerbang Indah disembuhkan, orang banyak berkerumun dengan heran di Serambi Salomo. Petrus menjelaskan bahwa orang itu sembuh bukan karena kuasa mereka, tetapi karena nama Yesus, yang telah dibangkitkan Allah. Ia mengajak semua orang bertobat.
Kisah Para Rasul 3:11–26
Petrus Menjelaskan di Yerusalem
Ketika Petrus kembali ke Yerusalem, beberapa orang percaya menegurnya karena ia makan bersama orang bukan Yahudi. Petrus menceritakan penglihatannya dan bagaimana Roh Kudus turun ke atas keluarga Kornelius. Mereka pun memuliakan Allah, sebab Allah juga memberi keselamatan kepada bangsa-bangsa lain.
Kisah Para Rasul 11:1–18
Kembali Menguatkan Jemaat
Di Listra, orang-orang yang dihasut menyerang Paulus sampai ia pingsan dan dikira sudah mati. Tetapi Paulus bangun dan melanjutkan pelayanannya. Ia dan Barnabas bahkan kembali ke kota-kota yang sama untuk menguatkan murid-murid, menetapkan penatua, lalu pulang ke Antiokhia dan menceritakan bagaimana Allah membuka pintu iman bagi bangsa-bangsa lain.
Kisah Para Rasul 14:19–28
Paulus Menyelesaikan Pertandingan
Di penjara Roma, Paulus yang sudah tua menulis surat terakhirnya kepada Timotius. Ia berkata telah mengakhiri pertandingan dengan baik dan memelihara iman. Ia meminta Timotius datang membawa Markus, jubahnya, dan kitab-kitabnya. Walaupun banyak orang meninggalkannya, Tuhan mendampingi dan menguatkannya.
2 Timotius 4:6–18
Anak Domba yang Layak
Dalam penglihatan, Yohanes melihat gulungan bermeterai di tangan Dia yang duduk di takhta. Tidak ada yang layak membukanya, dan Yohanes menangis. Lalu ia melihat Anak Domba, yaitu Yesus, yang layak mengambil gulungan itu karena telah menebus orang dari segala bangsa. Seluruh surga memuji Dia.
Wahyu 5:1–14
Paulus dan Pejabat Filipi
Pagi setelah gempa di penjara Filipi, para pembesar kota ingin melepaskan Paulus dan Silas diam-diam. Paulus menolak, sebab mereka warga Romawi yang dihukum tanpa diadili. Para pembesar datang sendiri meminta maaf. Sebelum pergi, Paulus dan Silas menguatkan jemaat di rumah Lidia.
Kisah Para Rasul 16:35–40
Yesus di Hadapan Pilatus
Pagi-pagi Yesus dibawa ke hadapan Pilatus, gubernur Romawi. Pilatus bertanya apakah Ia raja orang Yahudi. Yesus menjawab bahwa Kerajaan-Nya bukan dari dunia ini, dan Ia datang untuk bersaksi tentang kebenaran. Pilatus bertanya, “Apakah kebenaran itu?” lalu berkata bahwa ia tidak mendapati kesalahan apa pun pada-Nya.
Yohanes 18:28–38
Febe Membawa Surat
Di akhir surat Roma, Paulus memperkenalkan Febe, pelayan jemaat di Kenkrea, yang telah menolong banyak orang termasuk Paulus sendiri. Febe kemungkinan besar yang membawa surat itu ke Roma. Paulus meminta jemaat menyambut dan membantunya.
Roma 16:1–2
Paulus Menegur Petrus
Di Antiokhia, Petrus biasa makan bersama orang percaya bukan Yahudi. Tetapi ketika datang beberapa orang dari Yerusalem, Petrus takut dan menjauhkan diri. Paulus menegurnya di depan semua orang, sebab kita dibenarkan karena iman kepada Yesus, bukan karena melakukan aturan. Petrus kemudian tetap menjadi saudara yang dikasihi Paulus.
Galatia 2:11–16
Epafroditus yang Setia
Jemaat Filipi mengutus Epafroditus membawa bantuan untuk Paulus yang dipenjara. Epafroditus melayani Paulus dengan setia, sampai ia jatuh sakit keras. Tetapi Allah menyembuhkannya. Paulus mengirimnya pulang dengan surat Filipi dan meminta jemaat menghormati orang seperti dia.
Filipi 2:25–30
Onesiforus Mencari Paulus
Ketika Paulus dipenjara di Roma, banyak orang meninggalkannya. Tetapi Onesiforus tidak malu akan rantai Paulus. Ia berusaha keras mencari Paulus sampai bertemu, lalu sering menyegarkan hatinya. Paulus mendoakan berkat Tuhan bagi Onesiforus dan keluarganya.
2 Timotius 1:16–18
Yesus atau Barabas
Setiap hari raya, Pilatus biasa membebaskan seorang tahanan. Ia menawarkan kepada orang banyak: Barabas, penjahat terkenal, atau Yesus. Orang banyak dihasut untuk memilih Barabas. Barabas yang bersalah dibebaskan, dan Yesus yang tidak bersalah diserahkan untuk disalibkan menggantikan dia.
Matius 27:15–26
Kasih yang Mula-Mula
Yesus mengirim pesan kepada jemaat di Efesus. Ia memuji mereka karena rajin bekerja, tekun, dan tidak tertipu ajaran palsu. Tetapi Ia menegur mereka karena telah meninggalkan kasih mereka yang mula-mula. Yesus mengajak mereka mengingat, bertobat, dan melakukan lagi apa yang mereka lakukan semula.
Wahyu 2:1–7
Paulus Bertemu Yakobus di Yerusalem
Setelah perjalanan misi yang panjang, Paulus tiba di Yerusalem dan disambut dengan gembira. Ia menemui Yakobus dan para penatua, lalu menceritakan satu per satu apa yang telah Allah lakukan di antara bangsa-bangsa lain melalui pelayanannya. Mendengar itu, mereka semua memuliakan Allah.
Kisah Para Rasul 21:17–20
Sudah Selesai!
Di kayu salib, Yesus berkata, “Aku haus,” lalu, setelah minum anggur asam, Ia berseru, “Sudah selesai!” Lalu Ia menundukkan kepala dan menyerahkan nyawa-Nya. Pekerjaan untuk menyelamatkan kita sudah tuntas; kita tinggal percaya kepada-Nya.
Yohanes 19:28–30
Titus Membawa Kabar Baik
Paulus pernah menulis surat yang keras kepada jemaat Korintus untuk menegur mereka, lalu ia sangat cemas menunggu kabar. Di Makedonia ia menghadapi banyak kesulitan. Tetapi Allah menghiburnya dengan kedatangan Titus, yang membawa kabar bahwa jemaat Korintus menyesal dan sangat mengasihi Paulus.
2 Korintus 7:5–7
Epafras Pendoa Setia
Epafras adalah orang yang pertama kali memberitakan Injil di kota Kolose. Ketika ia bersama Paulus di Roma, ia terus bergumul dalam doa untuk jemaat di Kolose, Laodikia, dan Hierapolis, supaya mereka teguh dan yakin sepenuhnya akan kehendak Allah.
Kolose 4:12–13
Diotrefes dan Demetrius
Dalam suratnya kepada Gayus, Yohanes menceritakan Diotrefes yang ingin selalu menjadi yang terpenting, menolak para utusan Injil, dan bahkan mengusir orang yang mau menyambut mereka. Yohanes menasihati, “Jangan meniru yang jahat, tetapi yang baik,” lalu memuji Demetrius yang mendapat kesaksian baik dari semua orang.
3 Yohanes 1:9–12
Jemaat Smirna yang Setia
Yesus mengirim pesan kepada jemaat di Smirna yang miskin dan menderita karena iman mereka. Yesus berkata Ia tahu kesusahan mereka, dan bahwa sebenarnya mereka kaya. Ia meminta mereka tidak takut dan tetap setia, dan berjanji memberi mahkota kehidupan.
Wahyu 2:8–11
Yesus Diam di Hadapan Herodes
Pilatus mengirim Yesus kepada Raja Herodes. Herodes senang karena sudah lama ingin melihat Yesus membuat mukjizat. Ia bertanya banyak hal, tetapi Yesus tidak menjawab. Herodes dan prajuritnya mengejek Yesus, lalu mengirim-Nya kembali kepada Pilatus.
Lukas 23:8–12
Pikiran Murid Dibuka
Yesus yang bangkit menjelaskan kepada murid-murid bahwa semua yang tertulis tentang Dia dalam kitab Taurat Musa, kitab nabi-nabi, dan kitab Mazmur harus digenapi. Lalu Ia membuka pikiran mereka sehingga mereka mengerti Kitab Suci, dan menyuruh mereka menunggu kuasa dari tempat tinggi.
Lukas 24:44–49
Jemaat yang Tertidur
Yesus mengirim pesan kepada jemaat di Sardis: “Engkau dikatakan hidup, padahal engkau mati. Bangunlah, dan kuatkanlah apa yang masih tinggal.” Ia mengajak mereka mengingat firman yang telah mereka terima, dan berjanji bahwa yang setia akan berjalan bersama-Nya dengan pakaian putih.
Wahyu 3:1–6
Jemaat yang Suam-Suam Kuku
Yesus mengirim pesan kepada jemaat di Laodikia: “Engkau tidak dingin dan tidak panas… engkau suam-suam kuku.” Mereka merasa kaya dan tidak kekurangan apa-apa, padahal mereka miskin di hadapan Allah. Yesus mengajak mereka membeli dari-Nya emas, pakaian putih, dan minyak untuk mata, sebab Ia menegur orang yang dikasihi-Nya.
Wahyu 3:15–19
Melupakan yang di Belakang
Paulus menulis, “Aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku, dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan surgawi dari Allah dalam Kristus Yesus.” Raka belajar untuk tidak terus memikirkan kegagalan lamanya.
Filipi 3:12–14
Raja di Atas Segala Raja
Yohanes melihat surga terbuka, dan ada seekor kuda putih. Penunggangnya bernama “Yang Setia dan Yang Benar”. Di kepala-Nya ada banyak mahkota, dan pada jubah-Nya tertulis nama: “Raja segala raja dan Tuan di atas segala tuan.” Yesus akan datang kembali sebagai Raja yang adil dan pasti menang.
Wahyu 19:11–16
Segera hadir di seri ini
- Belum Melihat, Tetap Sayang · 1 Petrus 1:8
- Surat untuk Seorang Ibu · 2 Yohanes 1:1–6
- Batu Putih dan Nama Baru · Wahyu 2:12–17